Wednesday, 1 January 2014

Tahun Baru with Guling


Gak ada pacar yg ngajakin ngerayain taun baru ya? Sabaaaar. Bukankah jomblo adalah status terindah sebelum nikah. Bilang sama guling yg tiap malam setia menemani kesendirianmu, "Ling, temani aku sampe nikah ya"
Bilang sama guling di sebelahmu, "Ling, asal lu tahu ya, gue gak punya pacar bukan karena gak laku. Tapi karena pilihan. Jadi gue ini sebenernya single, bukan jomblo". Kata guling, "Ah, menghibur diri luu"
Bilang ke guling, "Gue serius, Ling. Banyak yg nembak gue, gue tolak". Kata guling, "Iya, udaah udaah, gak usah ngotot gitu, gue percaya koook, kalo lu sebenernya boong"

Bilang ke guling, "Ling, gue mau bilang, makasih ya, tiap malem lu udah bersedia nemenin kesendirian gue". Kata guling, "Iya, gue akan terus setia nemenin lu. Selamanya". *Nangis2 sama guling
Itu cuplikan status facebook dari penulis muda Ahmad Rifai Rifan. Aku yang baca hanya nyengir, secara aku ini nggak jomblo kok, aku sudah punya tunangan. Tapi status itu nendang banget buatku.

Aku ini hanya gadis desa. Apa hubungannya? Nggak ada hubungannya juga sih mau gadis desa atau gadis kota kalau mau tahun baruan di luar ya fine-fine saja. Adikku misalnya, semalam pulang kerja langsung capcus dengan cowoknya. Buat apalagi kalau nggak tahun baruan, di Semarang noh! Aku ngiri? Iya *teriak keras

Sebenarnya keluar di malam tahun baru hanya urusan mau dan tidak mau. Kalau masalah dapat ijin bapak ibu pasti nggak akan kasih ijin, kabur kan bisa. Hahahaha. Jangan! Kalau sudah kabur apakah dia juga mau kabur dari rumah? Ah, lupakan soal malam tahun baru. *merem sambil nangis

21 tahun aku melewati tahun baru. Jangan ditanya pernah ngapain aja ya? Aku tidur nyenyak dengan guling. Iya, tidur, masih nggak percaya? Perlu aku lihatin fotonya? *cukup

3 tahun ini setiap kali malam tahun baru datang aku menghabiskannya dengan belajar dan kemudian tidur. Belajar untuk ujian semester di tanggal 2 Januari. Selalu seperti itu. Awalnya aku merasa kok begini banget ya hidupku, diisi dengan belajar dan belajar sedangkan di luar sana banyak sekali yang sama - sama mau menghadapi ujian juga bisa enjoy menikmati malam tahun baru sambil bermain kembang api. Oke ini pilihan hidup seseorang. *bisikin diri sendiri

Bukannya calm down eh malah dikomporin SMS dari tante, "Lagi keluar tan?"

"Nggak. Di rumah. Ade ape?", jawabku.
SMS tante masuk lagi. 
"Tahun baru woy, jalan-jalan sono sama abi, biar kayak anak muda."
Reply dariku.... 
"Maksud loooooo???" *timpuk pake sandal
Terserah deh ya? Aku ya aku, malam tahun baru kalau aku habiskan dengan belajar dan tidur dengan guling itu urusanku. Kamu keluar dan bisa main kembang api, selamat ya?

Google aja tahun baruan, kamu?

2 comments:

  1. dari bahasanya, kok kayaknya merana nelangsa banget ya... Hahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nelangsa sekarang tak apalah ya nanti kalau sudab nikah pasti nggak. Hahahaha *balas dendam

      Delete

Maaf ya teman-teman untuk sementara komentar saya moderasi. Selain banyaknya spam yang masuk, saya juga ingin membaca satu per satu komentar yang masuk dan bisa berkunjung balik ke blog teman-teman. Happy Blogging!