Friday, 27 May 2016

Mogok Menyusu Saat Tumbuh Gigi


Pernah mengalami Si Kecil nggak mau nenen tapi malah gigit nenen kita? Saat pertama kali mengalaminya, apa ekspresi Anda? Menjerit? Langsung refleks menarik diri? Minggu kemarin saya mengalaminya, WOW banget ya rasanya? Apalagi giginya baru tumbuh, makin WOW.

sumber gambar momamore.wordpress.com
Kini, semenjak punya Kak Ghifa, Minggu menjadi hari favorit saya. Selain bisa kumpul seharian dengan suami, saya juga bisa dengan bebas menyusui Kak Ghifa tanpa harus mengandalkan gelas atau botol dot untuk memberikan ASIP kepadanya. Cukup selama 6 hari -setengah hari- Kak Ghifa minum ASIP. Makanya, saya selalu mengusahakan hari Minggu ada di rumah, untuknya. Menyusuinya. 

Hari Minggu, 22 Mei 2016, jadi hari Minggu yang berbeda selama 8 bulan saya bersama Kak Ghifa. Saat bangun tidur (rutin sekitar pukul 05.00) seperti biasa, setelah BAB, dia minta nenen sebelum saya tinggal memasak dan mencuci kemudian bermain dengan Abinya. Saat jam sarapan (sekitar pukul 06.00), Kak Ghifa mulai tampak ogah-ogahan makan lagi (Sabtu, Kak Ghifa juga sudah mulai ogah makan). Saya berinisiatif untuk menawarkan nenen. Dia pun mau. Dilahapnya dengan semangat, sejenak diam, dan “Aww....!!” saya berteriak kaget, Kak Ghifa menggigit nenen saya.

Kak Ghifa nenen pakai botol dot
“Kakak, jangan digigit! Sakit, Kak.” Saya tawarkan lagi. Lagi-lagi, Kak Ghifa menggigit nenen saya dengan gemas. Dia melirik saya. Cari tahu ekspresi saya. Kemudian dilepas dan merengek. Saya berusaha menahan diri untuk tidak teriak dan menahan sakit (jangan bayangin ekspresi saya!). Tapi sakitnya ya Allah...sampai ubun-ubun. Saya hanya bisa memperingatkan Kak Ghifa lagi.

Kejadian itu berulang-ulang terjadi setiap kali saya menawarkan nenen kepadanya. Saat hendak tidur pun, botol dot jadi pilihannya untuk minum ASIP. Sesekali digigit-gigit-lah dot tersebut. Saat ASIPnya habis dan dia belum terlelap juga, saya jejali mulutnya dengan nenen saya. Alhamdulillah Kak Ghifa mau dan akhirnya tidur pulas dengan menyusu kepada saya.

sumber gambar:health.detik.com
Dari kejadian tersebut, saya rasa giginya akan tumbuh lagi. Soalnya saat gusi atasnya saya raba terasa sedikit kasar. Saat 2 gigi bagian bawahnya tumbuh, Kak Ghifa sakit bapil sampai 12 hari. Tidak ada momen gigit-gigit nenen sih. Nah, kemarin Kak Ghifa juga sempat bapil dan demam. Ada momen gigit-gigit nenen pula. Jadi, saya simpulkan beberapa tanda gigi Kak Ghifa saat mau tumbuh:
  1. Demam hanya bagian kepala, batuk pakai muntah, dan pilek.
  2. Selera makannya menurun.
  3. Suka sekali menggigit sesuatu, misalnya mainan, makanan, dan nenen.
  4. Mengigit nenen
  5. Mogok menyusu
  6. Rewel
Apa yang saya lakukan untuk menangani Kak Ghifa saat tumbuh gigi?
  • Tidak perlu panik, apalagi saat Kak Ghifa bapil dan demam. Selama ini setiap kali Kak Ghifa batuk selalu disertai muntah. Itu hal yang wajar, justru bagus karena lendirnya dapat keluar. Hanya saja saya harus sigap memperhatikan apa yang masuk untuk menggantikan makanan yang dikeluarkan Kak Ghifa agar tak lemas. Selain itu, Kak Ghifa tak perlu langsung dibawa ke dokter dan diberi obat, cukup dijemur. Karena batuk pada bayi di bawah 1 tahun itu bentuk perlawanan tubuh si kecil terhadap virus atau bakteri asing dalam tubuhnya. Kalau pun demam, perlu waspada saat suhunya melewati 39 derajat. 
    sumber gambar: www.sapujagat.com
  • Karena selera makan Kak Ghifa menurun, saya harus pintar-pintar mengakalinya agar tetap ada yang masuk dalam tubuhnya selain ASI. Misalnya, jus. Setiap kali batuk disertai muntah saya selalu beri Kak Ghifa jus pepaya, pir, pokoknya jus buah kesukaannya. Selain itu saya juga sesering mungkin memberinya minum air putih hangat untuk meredakan batuknya
  • Saya pikir Kak Ghifa bisa sampai batuk salah satunya karena hobinya yang memasukkan apapun ke dalam mulutnya. Karena tak mau batuknya semakin parah saya siapkan wortel kukus, melon, ataupun pepaya untuk digigit-gigitnya. Semua itu saya berikan dalam keadaan dingin. Karena sensasi dingin tersebut dipercaya mampu mengurangi rasa nyeri pada gusi Kak Ghifa. Melon jadi buah favorit Kak Ghifa
  • Saat pertama kali Si Kecil menggigit nenen, wajar kalau kita reflek berteriak. Nah, agar Si Kecil tidak trauma, ada langkah jitu agar Si Kecil kapok tidak gigit nenen. Caranya adalah saat Si Kecil gigit nenen kita langsung pencet hidungnya. Karena susah bernafas dia pun akan melepas gigitannya. Langkah ini terbukti pada Kak Ghifa. Jangan lupa menggunakan jurus sounding ya. Setiap ada kesempatan berdua, saling berdekatan, saya selalu mengajak bicara Kak Ghifa, “Kak, nenen Ummi jangan digigit ya? Sakit banget lho, Kak. Dinenen seperti biasa saja.” Alhamdulillah, Kak Ghifa sekarang jarang gigit nenen. Oya, gigit nenen juga bisa diminimalisir dengan memperhatikan jadwal menyusu Si Kecil. Jangan tawarkan nenen kalau Si Kecil tidak haus. Selain itu, susui Si Kecil saat dia dalam keadaan tenang.
    sumber gambar: gambargambar.co
  • Sabar. Menjadi ibu memang tak ada sekolahnya. Kita harus mau belajar dari setiap kejadian yang kita alami. Seperti misalnya menghadapi Si Kecil yang mogok menyusu. Mogok menyusu itu bisa terjadi hanya beberapa saat saja atau bahkan seterusnya. Faktornya pun bukan hanya dari Si Kecil, bisa jadi faktor dari ibu. Misalnya kecapekan, sakit, sedang stress, dll.
Saat menghadapi situasi mogok menyusu ini sempat membuat saya stress. Saya sangat takut kalau Kak Ghifa nggak mau nenen lagi. Tapi balik lagi ke diri saya sendiri, kalau saya stres nanti Kak Ghifa malah beneran tak menyusu lagi. Seperti dulu, saat saya galau soal resign kerja. Ih...nggak mau nggak mau.

Alhamdulillah, kini Kak Ghifa sudah mau nenen lagi dan tidak mogok menyusu lagi. Sesekali dia masih menggigit nenen. Tapi saya terapkan cara pencet hidung tadi, dan alhamdulillah dengan diajak bicara pelan-pelan Kak Ghifa mau kembali nenen tanpa menggigit nenen. Inilah cerita keseruan saya dengan Kak Ghifa. Apakah Anda juga pernah mengalami apa yang saya alami? Saya yakin setiap anak membawa cerita indahnya masing-masing. Boleh lho sharing cerita di kolom komentar. 

21 comments:

  1. Dulu juga ngalami yg sama ampe berdarah2 untunglah tahu triksnya dipencet sekali hidung si baby☺slm utk ghifa

    ReplyDelete
    Replies
    1. anakku tak pencet idungnya malah sakit loh,Mak Tanty
      4 bulan udah numbuh gigi'
      nyapih sendiri usia setahun, cz nenenku sampai nanahen...

      Delete
    2. Ini alhamdulillah Kak Ghifa dah jarang gigit Mbak. Soalnya saya ngasih nenennya kalau dia pas bener2 lagi haus. Ya Allah sampai berdarah2 ada juga yg nanahen?? Perjuangan seorang ibu memang luar biasa ya.

      Delete
  2. well noted ini mbakk... ceritany ahampir sam adengan temen2ku..
    tapi aku masih lama hihi, belum brojol :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semoga brojolan dengan bahagia dan sehat ibu dan bayi, Mbak.

      Delete
  3. Mantab penjabarannya mb ika ^_____^
    Klo pas anget brarti bisa diceki ceki jangan2 mau numbuh gigi ya di dedek
    Btw entah knapa aku ngekrk liat gambar bayinya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Siap Mbak. Saya tulis ini agar saya ingat, Mbak.
      Hihi...lucu ya Mbak.

      Delete
  4. Saya dulu juga gitu, mbak. Sakitnya, duh, ngga bisa dikira. Hm, tips yg buah dingin, bisa dicontoh nih :)

    ReplyDelete
  5. Memang mengubah tingkah anak ya kalau tumbuh gigi.
    Mungkin agak sedikit mengganggu
    Salam hangat dari Jombang

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya De. Saya membayangkan kalau orang tua pas sakit gigi saja ngeluh minta ampun. Apalagi kalau anak2 ya De.

      Delete
  6. anak2ku semua mengalami masa2 ini. tapi gak lama sih mogoknya, krn anak2ku pada doyaaaaaaaaaan makan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah....jos bgt, Mbak. Semoga Kak Ghifa ketularan.

      Delete
  7. Huaaa jadi ingat waktu digigit anak2ku. Yang paling seru anak laki :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dari tiga anak semua juga gigit nenen ya, Bun?

      Delete
  8. wah malah mogok nen ya..
    coba taruh buah buahan di kulkas, lalu diberikan buat gigitan
    biar gusinya adem

    tapi baby emang apa apa diemut ya...anak saya udh 3,5 thn masi suka emut emut

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mbak, solusi yg saya tawarkan atau yg pernah saya coba juga gitu. Hihihi

      Delete
  9. Hihihi sepertinya saya belum pernah merasakannya kali ya, tapi biasanya kalau tetangga saya sih mbak biasanya pakai tanaman apa yang bikin asi itu jadi pahit lupa lagi namanya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ada yg dikasih kulit mahoni Mas. Kan pahit jadi si kecil jadi ogah nenen.

      Delete
  10. Dikasih brotowali biasanya mbak biar pahit jadi gak mau nenen, jika bengkak, kompres dengan kol nenenya mbak, iya ya rata2 mau numbuh gigi gak mau makan, agak rewel sama kurang minum susunya, ponakanku juga gitu, tapi dia sufor dari bayi coz ibunya lagi hamil lagi

    ReplyDelete
  11. Dulu anakku juga gigit sakit banget, pake trik pencet idung juga. Tapi gak ngefek hihihi dia nafas lewat mulut, kan kalo lagi gigit, ada sela-sela buat udara di mulutnya. Pinter bener xD

    ReplyDelete

Maaf ya teman-teman untuk sementara komentar saya moderasi. Selain banyaknya spam yang masuk, saya juga ingin membaca satu per satu komentar yang masuk dan bisa berkunjung balik ke blog teman-teman. Happy Blogging!