Monday, 15 January 2018

Tips Mengatasi Balita yang Masuk Angin


Setiap orang memiliki jalan cerita hidupnya tersendiri. Bahagia dan duka silih berganti. Soal bahagia mah siapa yang tak mau? Kalau soal duka dalam hidup?

Bicara tentang duka, banyak hal penyebabnya. Salah satunya saat ujian datang melanda. Entah itu lewat suami, orangtua, anak, ataupun sakit pada dirinya sendiri.

Saat Mbak Tanti dan Mbak Nuzha melempar tema tentang cerita berkesan di tahun 2017 dalam rangka arisan blogger Gandjel Rel, ingatanku langsung tertuju kepada Kak Ghifa. Bisa disebut, aku sering diuji lewat Kak Ghifa yang sakit. Terutama di tahun 2017 kemarin.

Thursday, 4 January 2018

Bu, Remehkan Saja Aku!

Dadaku berdebar-debar. Rasa bahagia dalam hatiku tak terbendung. Ingin rasanya segera bertemu dengan ibu.

Kupercepat langkahku. Mataku terasa panas. Seperti ada yang membuncah di ujung mataku. Tak sabar, aku berlari sekuat tenaga dengan tangan menggamit rapotku.

Sesampainya di rumah, ibu tak ada. Aku berlari lagi. Kutemukan ibu di kebun belakang rumah.

"Bu, aku berhasil dapat peringkat 2 lho. Aku senang sekali."

"Alah, baru peringkat 2 gitu kok. Bukan peringkat 1." Kata ibuku sambil melengos.

Bagai runtuh duniaku saat itu. Aku yang masih duduk di kelas 4 SD merasakan rasa kecewa yang amat dalam. Kenapa ibu tak sedikitpun bangga dengan apa yang aku peroleh? Kenapa? Ah, boro-boro bangga, mengucapkan selamat saja tidak.