Saturday, 27 July 2013

Resep Urap Daun Petai Cina


Orang kampung datang lagi. Hai! Kali ini saya akan membagikan info resep yang mungkin agak asing bagi Anda. Apa itu? Urap dengan daun petai cina. Apa?? Petai cina? Tanaman apakah itu?
Petai cina/lamtoro/kemlanding adalah salah satu tanaman perdu yang sering digunakan sebagai pakan ternak. Namun, berbeda dengan keadaan di tempat saya. Petai cina ini ditanam untuk dikonsumsi manusia. Tanaman yang dipilih juga termasuk yang terawat dan tumbuhnya tidak terlalu tinggi (biasanya 2-3 m). 
Daun petai cina yang muda sangat bagus untuk pertumbuhan, karena banyak mengandung protein. Jadi, kalau selama ini yang diambil dari petai cina hanya bijinya, daun mudanya juga bisa kan? Itu menandakan bahwa Allah menciptakan segala sesuatu di dunia ini pasti ada gunanya.
Oke, yuk tanpa banyak cingcong kita coba resep urap dengan daun petai cinanya.
Bahan:
1.     Daun petai cina muda       (secukupnya)
2.   Kecambah                          (secukupnya)
3.    Kelapa muda                      (secukupnya)

Bahan sambal urap
1.     Cabe                                   (pedas sesuai selera)
2.   Bawang putih                     (2 siung)
3.    Bawang merah                   (3 siung)
4.   Daun jeruk                         (2 lembar)
5.    Kencur                               (secukupnya)
6.    Garam                                (secukupnya)
7.    Penyedap rasa                    (secukupnya)
8.   Gula pasir                           (secukupnya)
9.    Terasi                                  (secukupnya)

Cara membuat:
1.     Daun petai cina yang sudah dicuci masak dengan air mendidih sampai empuk. Tiriskan.
2.   Masak pula kecambah tapi jangan lama-lama karena kecambah cepat sekali empuk. Tiriskan.
3.    Campurkan semua bumbu sambal urap dan haluskan.
4.   Parutlah kelapa muda, setelah itu campurkan semuanya. Jangan lupa dicicipi ya?

Begini nih jadinya, he, mantap pakai cobek deh penyajiannya J

dokumen pribadi
Oya, urap ini sangat cocok kalau disandingin sama tahu goreng, tempe goreng, ikan asin atau juga rempeyek teri. Hem~
NB: Bagi yang belum pernah mencoba rasanya akan terasa aneh, tapi enak kok. Hihihihi. Kecambah bisa diganti dengan kol atau sayur yang lainnya. Selamat mencoba J

18 comments:

  1. kayaknya mertuaku pernah bikin model masakan ini mbaak...ngarep2 maning :) Kayaknya makyusss banget. Hmm lapeer mata deh. Hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ups! Matanya aja ya yang lapar.
      Pernah juga mbak? Wah, aku kira ini resep aneh keluargaku. Untunglah kalau ada yang pernah nyoba juga.

      Delete
  2. Urap mentah ya mak? Pengen nyoba tp dimana nyari pohon lamtoronya. Di sekitar rmhku rsnya blnbpernah lihat pohon ni

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nggak mentah sih Mak, kan udah direbus. Kalau mentah malah aneh banget rasanya :)

      Delete
  3. Saya pernah bikin lawar, urapnya org bali, tp dimodifikasi. Jadi blm pernah jg bikin urap versi asli. Baru tahu daun petai cina bisa dimakan. Selama ini make petai cina-nya aja buat bikin botok. Kapan2 mau bikin urap, ah :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Heemm...
      Kalo botok aku nggak terlalu suka mbak.
      Sukanya yg pake daging. Hahahaha
      Yuk mbak silahkan dicoba.

      Delete
  4. Wah, boleh juga utk dicoba nih. Di pagar halaman belakang pohon mlandingku rimbun.

    ReplyDelete
  5. daun muda lamtoro yaa mbak, belum pernah tuh coba urap2 begitu paling singkong, daun2an gitu :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dicoba yg satu ini mbak.
      Semiga ketagihan. He :)

      Delete
  6. urap... hmmm..aku suka banget...., tapi daun petai cina belum pernah coba..., paling daun dan bunga pepaya... pahit2 sedap....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bunga pepaya?
      Enak kalo ditumis mbak. Hihihi

      Delete
  7. waduh... nggak pernah nyoba yang urap ini... keliatannya enak.. coba ntar deh, sy bookmark aja dulu :)

    ReplyDelete
  8. wah, daunnya dibikin urap juga... rasanya pait nggak?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau pahit tidak. Tapi kalo masaknya kurang matang benar rasanya agak sengur.

      Delete
  9. Sekarang, udah pinter masak ya...

    Hehehe...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ha, berawal dari kepept jadi ya begini nih hasilnya :)

      Delete

Maaf ya teman-teman untuk sementara komentar saya moderasi. Selain banyaknya spam yang masuk, saya juga ingin membaca satu per satu komentar yang masuk dan bisa berkunjung balik ke blog teman-teman. Happy Blogging!