Tuesday, 6 February 2018

Masih Muda Kena Asam Urat? Bisa!


Kejadian ini kualami bulan November lalu.

Tiga hari belakangan ini, aku tuh manja banget sama Abi. Kalau mau tidur selalu minta pijit di bagian lutut. Rasanya itu cekut-cekut banget. Ngilu-ngilu gimana gitu. Panas juga di lutut.

Sumber gambar: irajimmy.com yang aku edit sesuai keperluan

Friday, 2 February 2018

Belajar Menulis Kreatif Lewat Flash Blogging itu Nagih Banget



Ini bukan kali pertama aku ikut flash blogging yang diadakan oleh Kominfo di Semarang. Tahun lalu, 13 Juli 2017, aku juga berada di Hotel Santika Premier seperti pagi ini. Berbekal tujuan untuk mengasah (lagi) keterampilan menulis on the spot, kuputuskan untuk meminta izin kepada kepala sekolah.

"Mumpung masih muda, pelajari banyak hal." Begitu nasihatnya.

Bismillah. Restu sudah di tangan.

***

Wednesday, 31 January 2018

Mendekorasi Kelas dengan Bantuan ASUS X555BP


 

 

"Bu, kenapa sih temboknya tidak dicat? Kan sudah jelek!?" protes Nony, gadis kecil nan kritis.

Ah, ini bukan pertama kalinya ada muridku yang protes seperti Nony. Bahkan, muridku tahun lalu juga ada yang protes seperti itu.

"Ya sayang, kapan-kapan ya kita cat bersama."

Huh!

Aku punya banyak dosa kepada muridku. Karena selama ini selalu mengingkari janji untuk mengecat kelas bersama. Apa daya? Aku sudah pernah mengajukan dana untuk membeli cat, tapi responnya kurang baik. Pernah juga mengusulkan untuk mengadakan lomba mendekorasi kelas, juga sama responnya.

Aku tak bisa menyalahkan siapa-siapa. Uang BOS (Bantuan Operasional Sekolah) memang tak seberapa. Pun banyak digunakan untuk potongan biaya A dan B, bahkan Z. Murid di sekolahku juga tak banyak. Mungkin aku yang terlalu banyak 'mau' agar sekolahku bisa bagus seperti sekolah-sekolah di kota besar sana.

Pembelajaran di kelas dengan dinding kelas yang apa adanya.

Di lain sisi, aku paham betul kalau salah satu faktor yang mendukung keberhasilan proses pembelajaran di kelas adalah ruangan yang nyaman. Pun hasil penelitian dari Universitas Salford mengatakan bahwa dekorasi ruang kelas memiliki dampak yang signifikan terhadap kemampuan membaca, menulis, dan berhitung murid-murid sekolah dasar.

Lha mau bagaimana? Cat dinding kelasku saja mulai mengelupas di sana-sini. Coret-coretan tak layak bebas bertengger. Umpatan-umpatan yang tak selayaknya ada, malah terpampang manis di sana. Bahkan, pedih hatiku saat murid-muridku mengejanya dan kemudian mengadu, "Bu, ada tulisan AS* di sana!"

Apakah kemudian aku hanya diam saja?