Kamis, 25 November 2021

Destinasi Short Getaway To & Work From Bali Terbaik Untuk-mu!


Tahun 2021 akan segera berakhir ditandai dengan masuknya bulan Desember yang tinggal menghitung hari. Hal ini menandakan liburan akhir tahun akan segera tiba. Akan tetapi, pemerintah mengeluarkan kebijakan yang menghapuskan cuti akhir tahun 2021 untuk mengurangi penyebaran virus Covid-19. 

Beberapa hal kemudian dicoba oleh banyak orang untuk tidak menyia-nyiakan kesempatan berlibur lebih awal. Tidak jarang kita lihat orang-orang yang menggunakan jatah cuti tahunannya yang masih tersisa untuk liburan singkat atau short getaway dari penatnya pekerjaan yang ada. Bagi mereka yang masih bekerja secara jarak jauh, hal ini digunakan untuk bekerja di lingkungan baru baik itu di kafe ataupun di kota lain. Bali dengan keramahan, zen vibes, serta keindahan alamnya menjadi salah satu destinasi yang sering dipilih banyak orang untuk liburan singkat ataupun kerja jarak jauh tersebut. Buat kalian yang saat ini merencanakan untuk mengambil short getaway atau work from Bali, berikut ini terdapat tiga destinasi wisata terbaik di Bali yang dapat kamu jadikan pilihan setibanya kamu di Pulau Dewata.

Danau Gunung Batur & Kintamani

Sumber: https://backpackerjakarta.com/keindahan-danau-batur-kintamani/

Bagi kamu yang ingin menikmati suasana pegunungan, daerah wisata Kintamani merupakan destinasi yang tepat untuk kamu! Dengan ketinggian 1500 mdpl ini kamu bisa menikmati bekerja ataupun liburan dengan pemandangan hijau yang indah dan juga udara yang sejuk. Kamu juga bisa menikmati pemandangan danau Gunung Batur yang merupakan danau akibat letusan gunung purba. Terdapat banyak kafe dan restoran yang menyajikan selain makanan dan minuman yang enak, tetapi juga pemandangan yang memanjakan mata. Cocok bagi kamu yang ingin bersantai sembari bekerja.

Seminyak

Sumber: www.booking.com/TheSeminyak/BeachResort&Spa

Selanjutnya merupakan kawasan pariwisata seminyak yang sudah dikenal dengan sebagai destinasi pariwisata yang mewah dan pusat berbelanja barang-barang mewah di Bali. Di sini kamu dapat menemukan berbagai restoran bintang lima, resort mewah, beach club, dan spa, dapat memberikan kamu refreshing selama bekerja dan liburan singkat di Bali. Berkunjung ke Seminyak, kamu juga bisa merasakan bekerja dengan pemandangan pantai dan sunset yang memanjakan mata, loh. 

Pantai Jimbaran

Sumber: https://www.hotels.com/Hotell/Kedonganan

Destinasi satu ini sangat identik dengan wisata pantai pasir putih, sunset, dan juga seafood bakarnya. Mana lagi kalau bukan pantai Jimbaran. Pantai jimbaran menyajikan keindahan bentang garis pantai pasir putih yang panjang dan menjadi spot terbaik untuk melihat sunset di pulau Bali. Di sepanjang garis pantai kamu bisa menemukan berbagai macam cafe dan juga restoran yang menyajikan berbagai menu seafood bakar. Sangat cocok bagi kamu yang ingin bekerja ataupun liburan ditemani dengan deburan aroma asin laut yang memanjakan mood kamu!

Nah, itu dia tiga destinasi yang wajib masuk ke wishlist kamu ketika kamu memutuskan perg liburan ke dan work from Bali. Terdapat tips bagi kamu yang ingin berhari-hari di Bali untuk menyewa kendaraan seperti mobil atau motor di Bali karena akan sangat memudahkan mobilitas kamu di Pulau Bali. Jangan sampai, waktu liburan kamu kehabisan untuk mencari kendaraan umum. Pilih juga kendaraan yang menyertakan Asuransi Mobil All Risk agar kamu tidak takut dengan resiko yang mungkin terjadi selama kamu membawa kendaraan di Bali. Selain itu, saat ini pandemi juga masih belum usai. Patut kamu perhatikan untuk selalu menjaga protokol kesehatan selama bepergian. Pastikan juga bahwa penyedia jasa asuransi kamu juga menyediakan asuransi covid 19 agar memberikan kamu perlindungan lebih atas resiko kerugian finansial akibat covid-19. Kamu nggak mau kan habis uang untuk ke Bali, harus kehabisan uang lagi untuk biaya perawatan Covid 19. Selamat berlibur dan bekerja dari Bali!

Sabtu, 20 November 2021

Pertimbangan Hal Berikut Sebelum Membeli Sudirman Suite Apartment


Berkencan membeli unit apartemen? Sekarang ini apartemen lebih banyak dipilih sebagai tempat tinggal modern. Hal ini lantaran karena apartemen bisa menjadi salah satu investasi yang sangat menjanjikan. Sudirman Suite Apartment bisa menjadi pilihan tepat bagi Anda yang ingin membeli apartemen.

Tapi sebelum itu, ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan sebelum membeli apartemen. Apa saja hal penting tersebut? Mari, disimak beberapa ulasan berikut ini.

Hal Penting Perlu Diperhatikan Sebelum Beli Apartemen 

Tempat tinggal bisa berupa apa saja, salah satunya adalah berupa apartemen. Di zaman modern seperti sekarang ini, peminat apartment memang makin banyak, terutama bagi kaum muda. Tapi tentunya membeli apartemen tidak boleh asal-asalan, sebab mengingat betapa pentingnya sebuah hunian. 

Untuk itu, berikut ini adalah beberapa hal penting wajib Anda pertimbangan sebelum membeli sebuah apartement. 

1. Harga 

Pertama yang tentunya wajib dipertimbangkan adalah masalah harga. Ya, memang ada baiknya membeli atau sewa apartemen yang harganya sesuai dengan anggaran telah disiapkan. Lakukanlah survie harga tentang berbagai apartment yang ada di kota Anda. 

Hal ini memang penting dilakukan, agar nantinya harga apartemen tidak membuat beban untuk Anda. Tentunya Anda tak ingin menambah beban pengeluaran biaya. 

2. Lokasi 

Hal lain yang tidak kalah penting dari harga adalah tentang lokasi apartement. Sebagai besar apartement memang akan berlokasi di tempat yang strategis. Ya, lokasi strategis memang menjadi salah satu daya tarik untuk para pembeli. Untuk itu, pastikan membeli apartemen yang memang lokasinya strategis menurut Anda, misal dekat dengan tempat kerja atau dekat dengan kampus.

Selain itu, pastikan juga gedung apartemen dekat dengan tempat-tempat umum, seperti pusat perbelanjaan, dan bahkan pusat kesehatan seperti rumah sakit. Sebab kedua tempat tersebut tentunya akan cukup sering Anda kunjungi. Dengan lokasi strategis tak hanya hemat biaya, tapi juga waktu. 

3. Fasilitas 

Selanjutnya yang perlu diperhatikan juga adalah fasilitas yang ditawarkan. Berbagai apartement yang ada pastinya akan menawarkan fasilitas yang berbeda-beda. Baiknya memang pilih apartement dengan fasilitas yang pasti dibutuhkan oleh Anda. 

Adanya fasilitas apartemen, pastinya akan sangat membantu Anda dalam berkegiatan sehari-hari, seperti fasilitas gym untuk olahraga, atau bahkan kolam renang yang bisa digunakan untuk sekadar refreshing pikiran. 

4. Mudah Mencari Informasi 

Apartement yang berkualitas, pastinya sudah sangat terkenal. Karena terkenal, tentunya mencari informasi seputar gedung tersebut akan sangat mudah, baik secara lisan atau bahkan mencari melalui mesin pencari Google. 

Ya, ada baiknya memang memilih apartement yang sudah terkenal, sebab biasanya kualitas apartemen tersebut sudah bagus dan terjamin. Seperti sudah dikatakan sebelumnya, mencari informasi seputar apartement terkanal akan sangat mudah, Anda bisa mendapatkan informasi melalui teman atau kerabat, dan bisa juga secara mandiri melalui website apartement tersebut. 

Itulah beberapa hal penting yang harus diperhatikan atau dipertimbangkan sebelum memilih sebuah apartemen. Sekarang ini memang sudah banyak sekali Sudirman Suite Apartment di kota Makassar, salah satunya adalah 31 Sudirman Suite Apartment. 

Tentang 31 Sudirman Suite Apartment 

31 Sudirman Suite Apartment ini adalah apartement mewah yang tidak usah diragukan lagi kualitasnya. Sebab tak hanya sekadar memiliki lokasi strategis, dan fasilitas lengkap, tapi 31 Sudirman Suite Apartment juga memiliki berbagai kelebihan, seperti memiliki sederet penghargaan bergengsi di bidang desain properti. 

Tentunya berbagai kelebihannya akan sangat menarik bagi calon pembeli apartemen. Untuk itu, bagi yang ingin mengetahui lebih lanjut tentang apartement satu ini, maka Anda bisa langsung saja kunjungi Sudirman Suite Apartment di website resminya 31sudirmansuites.com.


Mengenal Tentang Ghost Kitchen dan Awal Kemunculannya


Produk berupa makanan dan minuman menjadi kebutuhan utama sehingga bisnis di bidang tersebut akan selalu berkembang. Sebagai salah satu metode terbaru, ghost kitchen hadir untuk memberikan solusi bisnis kuliner dalam rangka menjangkau pasar lebih luas. Dapur bayangan ini memungkinkan pelaku usaha menerima dan mengirimkan pesanan tanpa perlu restoran secara utuh.

Ghost Kitchen atau yang sering disebut sebagai Dark Kitchen merupakan konsep membangun restoran lebih dari satu dengan bentuk dapur tanpa layanan makan di tempat. Ini memudahkan dalam menjangkau area berpotensi sehingga tidak perlu melakukan buka cabang, cukup bergabung dengan aplikasi pesan antar. Hal yang membuat ide ini muncul antara lain:

1. Perubahan Perilaku Konsumen

Di era modern seperti sekarang ini, jika diperhatikan konsumen mempunyai kebiasaan yang berbeda dari zaman dulu. Saat ini, kebanyakan masyarakat lebih suka hal-hal yang praktis, salah satunya adalah dengan memesan makanan untuk di kirim ke rumahnya alias secara online. Itulah kemudian mendorong munculnya membuat ide 'Dapur Bayangan' tersebut.

Penggunaan gadget canggih tidak hanya memudahkan komunikasi saja, tetapi dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari manusia juga lebih cepat. Pemesanan dan pengiriman secara online terus mengalami perkembangan sehingga banyak restoran membuka layanan tersebut. Sebagai pebisnis, tentu tidak dapat menghindarinya melainkan mencari solusi terbaik.

2. Munculnya Tren Pekerja Lepas

Faktor lain yang membuat hadirnya ide Ghost Kitchen ini adalah munculnya tren mempekerjakan pekerja lepas. Pekerjaan dengan cara tradisional semakin ditinggalkan. Sekarang, lebih banyak perusahaan, termasuk rumah makan/restoran memilih merekrut para milenial/freelance.

Fenomena tersebut dapat dilihat dengan munculnya perusahaan pengemudi yang kemudian mempunyai berbagai layanan lengkap membantu kebutuhan masyarakat di bidang lainnya. Hal tersebut mendorong munculnya konsep memaksimalkan penggunaan teknologi hingga sumber daya manusia potensial pada ranah ini.

3. Membuka Restoran Membutuhkan Biaya Besar

Dengan memilih konsep Dark Kitchen, maka Anda tidak perlu membangun sebuah restoran dengan fasilitas lengkap secara nyata. Hal itu membutuhkan perhitungan biaya detail yang angkanya tidaklah sedikit. Ada banyak sekali yang harus diperhatikan bukan hanya tentang bangunan dan fasilitas saja, tetapi juga tentang gaji para karyawan.

Harga real estate selalu meningkat setiap tahunnya, membuat para pengusaha restoran pemula kesulitan. Oleh sebab itu, ide ini menjadi solusi cerdas dimana Anda tetap dapat berjualan secara digital dimana target pasarnya juga semakin luas. Selain itu, tidak perlu pusing menggaji karyawan jumlahnya banyak.

4. Pandemi Covid-19

Asal muasal yang menyebabkan ide Ghost Kitchen semakin populer adalah munculnya pandemi Covid-19. Tidak hanya Indonesia saja, seluruh negara mengalami kesulitan ekonomi akibat jangkitan virus tersebut. Keadaan itu mengubah perilaku masyarakat dimana lebih memilih untuk membeli makanan dan dimakan dirumah/takeaway demi menghindari kerumunan.

Angka pesanan online selama masa pandemi sangat tinggi sehingga banyak restoran yang sepi pengunjung dine-in. Untuk tetap menumbuhkan keuntungan di masa sulit ini, maka memakai metode 'Dapur Hantu' sangat membantu. Sektor kuliner merupakan salah satu bagian ekonomi yang akan selalu ada dan berkembang.

Gunakan Jasa Ghost Kitchen Everplate

Everplate merupakan layanan Ghost Kitchen yang menyediakan berbagai fasilitas lengkap untuk membantu Anda mengembangkan bisnis kuliner. Di tengah persaingan yang ketat, disediakan analysis data, lokasi strategis, strategi pemasaran terbaik, dan hal penting lainnya. Cek informasi selengkapnya melalui situs everplate.co.id.

Demikian informasi tentang bagaimana awal mula munculnya ide ghost kitchen ini. Mengusung konsep yang lebih segar, dapatkan keuntungan lebih untuk usaha restoran Anda di everplate.co.id

Rabu, 10 November 2021

Memberikan Lingkungan yang Terbaik untuk Anak


"Mbak, kok ternyata orang sini bicaranya begitu, ya. Kasihan anak-anak, kalau sampai meniru kan bahaya." begitu tutur pengasuh bayiku setelah seminggu awal dia bekerja di rumahku.

***

Sudah kodratnya, bukan, kalau anak akan tumbuh sesuai lingkungannya? Kalau lingkungannya baik, insyaallah akan tumbuh menjadi anak yang baik. Sebaliknya, kalau lingkungan kurang baik, ya, anak akan tumbuh menjadi anak yang tidak baik pula.

Hal itu sejalan dengan teori Behavioristik oleh B.F. Skiner bahwa anak akan tumbuh sesuai lingkungannya. Kalau lingkungannya mengajarkan bahasa yang kurang baik, anak akan meniru. Karena anak belum bisa membedakan mana yang baik dan mana yang kurang baik.

Pernah aku mengalami kejadian yang membuatku syok berkaitan dengan pengaruh lingkungan sekitarku.

“Hooo...Ummi goblok (bodoh).” Ucap Kakak saat tidak sabar menungguku  ganti baju sepulang kerja.

Mataku mendelik, dong. Ini anak dapat kata kasar seperti itu dari mana? Refleks aku teriak, “Kakak!”

Anakku yang baru berusia 5 tahun kaget.

“Kakak nggak boleh ngomong pakai kata goblok itu.” Aku lanjut marah-marah.

Karena sudah capek kerja kemudian mendapati anak berkata kasar, ditambah lupa diri malah marah-marah ke anak, endingnya aku jadi menyalahkan diri sendiri.

Seandainya aku ada tidak bekerja.

Seandainya aku bisa menemaninya setiap saat.

Seandainya ..... dan seandai yang lain.

Apakah itu menyelesaikan masalah? Jelas, tidak.

Akhirnya, setelah membacakan dongeng untuk Kakak, aku bertanya, “Kakak, kok tadi ngomong begitu? Ummi sama Abi kan nggak pernah ngomong begitu.”

Kakak pun bercerita dari siapa dia mendengar kata kasar itu. Ya, sudah, aku sebagai orangtua baru bisa menasihati Kakak dan memberitahu kalau itu kurang baik. Selain itu, hanya bisa mbatin, apalah daya karena lingkungan sekitarku bukanlah yang terbaik?

Sebagai orangtua, tentu, aku dan Abi ingin sekali memberikan lingkungan yang terbaik untuk anak-anak kami. Tapi, untuk saat ini ada beberapa hal yang lebih kami prioritaskan sehingga untuk pindah dari lingkungan ini masih menjadi opsi nomor sekian.

Kalau boleh bercerita, lingkungan yang seperti apa to yang kuidamkan?

Paling utama saat ini jelas lingkungan dengan tetangga yang tidak membawa pengaruh negatif kepada anak-anakku. Karena aku bekerja dan mempercayakan anak-anakku kepada pengasuh, kalau lingkungannya tidak bersahabat, wis bar. Amit-amit.

Nah, saat berselancar di sosial media, aku tertarik pada perumahan yang hanya menjual 10 unit hunian di jalan Rancabentang No. 99-83, Kelurahan Cijerah, Kecamatan Bandung Kulon, Kota Bandung, Jawa Barat. Namanya Kenari Kebonkopi Alamasri. Apa istimewanya dari perumahan ini selain hanya menjual 10 unit hunian saja?

  1. Terletak di pusat kota
  2. Desain huniannya ala-ala orang Jepang, minimalis, bersih, dan sirkulasi udaranya juga bagus. Ini pas untuk keluargaku yang tidak suka banyak barang di rumah.
  3. Tetangganya nggak banyak, jelas ini akan lebih memungkinkan lingkungannya kondusif dibandingkan lingkunganku yang sekarang
  4. Bocorannya, perumahan ini itu memang didesain private dan eksklusif lho.
  5. Kalau dilihat-lihat dari fotonya, perumahan ini hijau dan adem banget
  6. Ada taman bermainnya, jogging track, dan taman di tengah perumahan
  7. Di setiap rumah dilengkapi dengan ruang belajar dan bekerja yang nyaman
  8. Ketertiban lingkungan diproteksi one gate system, petugas sekuriti standby selama 24 jam, ada CCTV dan access card system
  9. Mau ke mana-mana dekat, seperti ke stasiun, bandara, mall, rumah sakit, tempat wisata, sampai jarak sekolah anak ke rumah.

Paling tidak itulah alasan kenapa aku tertarik dengan perumahan Kenari Kebonkopi Alamasri di Bandung ini. Kalau saat ini kamu sedang mencari perumahan, bisa nih cari tahu lebih lanjut tentang perumahan ini. 

Selasa, 31 Agustus 2021

Yummy App, Kehadirannya Makin Berarti Pasca Aku Melahirkan


“Bi, kok oseng (tumis) kangkung e aneh gini?”

Mosok to? (Apa, iya?)”

“Bumbunya apa ini tadi? Pasti asal-asalan deh. Kok nggak bangunin Ummi, sih, tanya dulu gitu lho?! Apa saja, coba sebutin bumbunya?!”

Aku mulai emosi. Kemudian suami menyebutkan nama-nama bumbu yang dipakai.

Oseng (tumis) kangkung kok pakai kemiri, sih, Biiiiii!? Abi numisnya hangus pula?! Makanya aneh gini. Pahit.”

Meski ngomel dari A sampai Z, mau nggak mau ya masakan suami tetap kumakan. Kunyah tiga kali, kutelan, minum air putih, kunyah lagi, telan, minum lagi. Lha gimana? Aku sudah lapar banget. Sarapan buah seperti nggak bisa ngganjel perutku. Bayiku nenennya kuat pula.

Sampai kapan kudu makan masakan suami yang aneh seperti ini? Mau turun tangan sendiri jahitan perineumku baru sehari. Ah, sudahlah.

***

Cerita di atas adalah secuil drama kehidupan yang kualami sejak Jumat, 6 Agustus 2021, selepas aku melahirkan anak keduaku. Salahku juga sih, karena aku meng-iyakan permintaan suami untuk tidak pakai jasa asisten rumah tangga sekaligus mbak momong dulu selama masa pemulihan pasca melahirkan.

“Iya sih, Bi, sayang juga uangnya. Kan bisa kita pakai untuk keperluan yang lainnya dulu, ya. Ummi juga cutinya masih lama. Pakai jasa mbak momong nanti, sebulan sebelum Ummi berangkat saja.”

Setelah melahirkan dan melewati hari pertama, apa yang terjadi? Aku menyesal dengan keputusan itu.

Benar-benar aku yang salah. Meng-iyakan permintaan suami, tapi aku tidak membekali abi dengan kemampuan masak dengan baik. Selama ini abi selalu membantu pekerjaan rumah, seperti ngepel, nyapu, nyuci, dan jemur baju, tapi urusan masak, no, aku tidak pernah mengajak abi memasak bersama. Karena kalau aku lagi masak, itu ibaratnya jadi me time-ku. Jadi, abi nggak boleh dekat-dekat. Terpenting, nanti saat masakanku sudah siap, abi selalu jadi komentator ulung.


Apa akibat dari keputusanku itu? Selamat untuk diriku sendiri, habis lahiran bukannya makan enak biar hepi selalu, eh, malah, ya begitulah. Nasib, nasib.

Seandainya aku mengenalkan bumbu ini untuk masakan ini, bumbu itu untuk masakan B dari jauh-jauh hari. Hihi, stop berandai-andailah. Percuma. Sudah telat. Mendingan cari cara yang lebih solutif.

Yummy App, Aplikasi Tempatku Mencoba Masakan yang Tak Seperti Biasanya

Sejak bulan syawal lalu bapakku tidak tinggal bersamaku lagi. Karena beliau memutuskan menikah kembali dan ikut dengan istrinya. Semenjak itulah aku makin hobi memasak, mencoba resep masakan ini dan itu.

Pas bapak masih ikut aku, mana bisa masak yang neko-neko? Hihi. Bukan bermaksud jelek, akan tetapi, bapak kan hanya doyan makan dengan sayur yang itu-itu saja. Sayur bening plus penyet tempe atau penyet ikan asap. Kalau nggak gitu tumis tongkol, tumis rebung, dan lodeh terong. Itu mulu menunya.

Ya, nggak papa sih, asal bapak doyan, aku dan abi akan mengalah.

Makanya, saat bapak nggak serumah lagi, cus deh. Aku jadi masak mulu kalau pas di rumah. Me time bangetlah kalau di dapur.

Sebenarnya masakan yang kubuat nggak lepas dari masakan asli Indonesia kok. Malahan masakan yang kumasak itu sering dimasak oleh almarhumah ibuku. Karena dulu ibu yang masak, aku sibuk nguli dan tinggal makan, tahu rasanya seperti apa, kini, aku memanfaatkan kemudahan teknologi yang ada. Apa itu? Nyontek resep masakan dong di Yummy App.

Gara-gara Yummy App, aku bisa memanjakan lidah abi dan Kak Ghifa. Mulai dari masakan ndeso banget seperti sayur jantung pisang sampai yang masakan untuk lebaran ketupat berhasil kueksekusi lho.

Di tegalan, suamiku menanam banyak pohon pisang. Pas musim berbuah, jantung pisangnya kan sayang banget kalau dibuang begitu saja. Dulu, ibu sering banget bikin sayur ini. Selain enak rasanya, kalau masak sayur yang satu ini jadi lebih hemat di kantong.

Ilmu baru yang kudapat dari mengolah sayur ini adalah kalau ngolahnya nggak tepat, kuahnya jadi berwarna gelap banget. Tips nih, saat merebus jantung pisang, masukkan saat airnya sudah mendidih, ya. Jangan dimasukkan saat airnya belum mendidih!

Senangnya lagi, Yummy App tuh bikin aku disanjung sama teman-teman di sekolah. Kenapa? Pas lebaran ketupat kemarin aku kan bawa pecel dan lodeh. Kata teman-temanku, endeus rasanya dan laris manis. Hihi.

Syukur deh, nggak rugi, saat itu lagi hamil masuk trimester 3 bela-belain bangun pagi buat masak.

Kemudian yang paling bikin aku hepi adalah bisa bikin mie ayam sendiri di rumah. Sudah lama banget aku pengen makan mie ayam. Karena lagi pandemi jadi maju mundur dong untuk makan mie ayam di tempat langganan.

Nekad.

Bermodalkan Yummy App dan mie basah yang kubeli dari teman, kuolah deh jadi mie ayam rumahan. Kalau kata suami,

"Mi, kukasih tahu, ini jujur, ya, nggak bohong, Ummi mending pensiun saja dari guru terus buka usaha mie ayam. Ini enak banget. Lebih enak dari mie ayam langganan kita."

Hahaha.

Aku tertawa. Suamiku ini ada-ada saja.

Baby Blues yang Menimpaku dan Yummy App Jadi Andalan Suami Juga

Boleh kan ya kalau aku mau mengucapkan terima kasih banyak ke pembuat Yummy App. Nggak nyangka saja, awalnya tidak sengaja ketemu Yummy App di aplikasi berita kesayanganku IDN Times, eh, sekarang jadi andalan banget untuk teman memasak.

Yummy App ini isinya lengkap banget. Resep masakan dan minuman apapun ada. Mau ala Indonesia, barat, sampai korea, ada semua. Aku merasa nyaman memakai Yummy sebagai tempat mencari resep masakan dan minuman karena ada keterangan berapa langkah dan waktu yang digunakan untuk mengolahnya. Selain itu, setiap resep pun ada gambarnya (beberapa ada juga videonya). Jadi, nggak perlu deh buang-buang kuota internet karena harus menonton videonya dari awal sampai selesai. Kemudian, setiap resep juga ada ratingnya lho, kalau ratingnya bintang lima, ehm, patut dicoba dong pastinya.


Nah, punya Yummy App tapi kok sampai makan nggak enak pasca melahirkan?

Saat itu yang kupikirkan adalah segera sehat dan bisa beraktivitas seperti biasa. Apalagi melihat suami harus mengurusi aku, Kak Ghifa, dan bayiku. Sendiri, tanpa bantuan orangtua atau saudara. Aku merasa kasihan. Tapi, tak ada yang tahu rencana Allah. Aku malah kena baby blues.

Kulansir dari alodokter.com, baby blues merupakan gangguan suasana hati yang dialami oleh ibu setelah melahirkan. Sekitar 80 persen wanita yang baru melahirkan mengalami baby blues. Apa yang kurasakan selama mengalami baby blues? Setiap kali maghrib tiba, suasana hatiku langsung berubah drastis menjadi sedih, merasa sendirian, sepi banget. Nanti ujung-ujungnya aku menangis nggak karuan.

Baby blues yang kualami diperparah dengan tekanan darah yang masih tinggi, setiap malam begadang, dan puting yang lecet. Sesekali aku malas menyusui bayiku. Bahkan aku merasa jengkel banget kalau melihat bayiku menangis. Duh, rasanya nggak karuan. Untungnya aku sadar betul kalau aku kena baby blues, makanya aku harus mengurai apa yang kualami ini agar segera membaik.

Salah satu cara mengatasi baby blues yang paling instan, ya, dengan makan enak. Kalau begadang mau nggak mau harus tetap begadang, kalau ngandalin suami untuk ngurus bayiku setiap malam kan kasihan, suami juga harus bekerja esok harinya. Puting lecet pun nggak bisa kalau bimsalabim langsung sembuh. Ya sudah, nikmati saja. Tapi, urusan makan, harus enak. Makanya, setelah seminggu pertama hanya makan sayur bening (ini resep makanan yang paling suami kuasai, daripada makan tumis kangkung pahit?) mulu, aku baru ingat kalau ada Yummy App di HPku.

Bermodalkan Yummy App di HPku, setiap malam suami selalu ngubek-ngubek aplikasi tersebut untuk mencari resep makanan yang akan dipraktikkan keesokan harinya. Kalau dari pengakuan suami, beliau senang dengan fitur Yummy App yang Masak. Karena hanya dengan memasukkan nama dua bahan makanan yang ada di kulkas, suami sudah bisa mendapatkan rekomendasi beberapa resep masakan apa yang bisa diolah. Cara memasukkan nama bahan-bahannya pun mudah karena bisa disesuaikan dengan huruf alfabet yang ada di samping kanan layar. Di gambar berikut, kumasukkan tahu dan brokoli.

"Kok, ya, nggak dari kemarin-kemarin to, Bi, pakai Yummy App. Kan aku nggak harus makan tumis kangkung pahit atau malah hanya makan sayur bening mulu selama satu minggu."

Memangnya abi bisa masak apa? Hoooo, jangan remehkan suamiku, ya. Meski setiap kali masak minta kukoreksi soal rasanya terlebih dahulu, tapi beliau bisa masak makanan request dari Kak Ghifa, yaitu soto dan ikan nila bakar lho.

Bagiku, abi mau masak soto untuk Kak Ghifa itu jempolan. Tahu sendiri kan kalau buat soto itu ribet banget? Tapi, demi Kak Ghifa yang selalu minta soto setiap kali kangen Mba Uti (almarhumah ibuku) abi jabanin. Terima kasih, ya, Bi, dengan memenuhi permintaan Kakak, aku ikutan ayem. Tak perlu menungguku sampai pulih betul, Kak Ghifa bisa menyalurkan rasa kangennya ke Mbah Uti lewat soto buatan abi.

Nah, nyatanya, berkat Yummy App, bukan hanya aku saja yang hepi bisa makan enak, bukan? Kak Ghifa juga. Alhamdulillah. Kini, setelah 25 hari pasca melahirkan, aku sudah lebih baik. Baby blues menjauh dariku. Bismillah, sehat.

Sekali lagi, terima kasih untuk pembuat Yummy App, karena aplikasi ini sungguh membantuku pulih lebih cepat dan memudahkan abi dalam merawatku. Kini, aku sudah bisa mengambil alih tugas memasak lagi. Setiap hari aku tetap mengandalkan Yummy App untuk teman memasakku. Apalagi saat ini, sekali membuka aplikasi Yummy App per harinya kita mendapatkan kesempatan untuk menang undian berhadiah spatula set, chopper, dan blender. Modalnya hanya jari kok. Cukup ketik Mau, pencet Putar, kemudian Kirim.



Monggo, kamu yang hobi masak atau nggak terlalu jago masak sepertiku, download saja Yummy App, baik pengguna android ataupun apple! Karena di Yummy App, kamu yang mau menulis resep di sana bisa dapat penghasilan lho. Lumayan, bisa buat beli bumbu dapur lagi.

Terakhir, pertengahan bulan September nanti Kak Ghifa ulang tahun ke enam. Aku berdoa agar bisa membuatkan kue ulang tahun sendiri seperti tahun lalu untuknya. Ya, meski tak sebagus kalau pesan di toko kue, paling tidak bermodalkan Yummy App, tahun lalu aku bisa membuat Kak Ghifa hepi dengan kue spidermannya. Insyaallah, tahun ini kebahagiaan Kak Ghifa akan terulang bahkan lebih bahagia lagi. Aamiin.


Yummy App, terima kasih sudah hadir dan melengkapi hari-hariku.