Tuesday, 3 September 2013

Butuh Dukungan




Di Indonesia masih ada kebiasaan antre! Salah satunya adalah kebiasaan antre yang pernah saya temui di sekolah dasar. Masuk sekolah siswa disambut oleh guru di depan gerbang dan bersalaman, berbaris di depan kelas sebelum masuk kelas setelah bel berbunyi, antre ketika ganti baju olah raga, menunggu giliran namanya dipanggil saat guru mengabsen, dan yang penting lagi adalah ketika meminta nilai kepada guru atas tugas yang dikerjakan.

Masih banyak sekali kegiatan yang lainnya. Namun itu tak seimbang dengan jumlah sekolah di negara kita yang sudah membiasakan kebiasaan antre. Hal ini harusnya jadi keprihatinan semua kalangan. Lagi-lagi tanpa peran orangtua dan masyarakat yang mendukung penanaman kebiasaan antre, kebiasaan antre yang ditumbuhkan di sekolah tak akan berbuah manis. Jangan biarkan kebiasaan antre menjadi asing di negara kita.

#tulisan ini saya ikutkan tantangan kampus dari Kompas, dan tidak lolos. Hahaha!

2 comments:

  1. Meskipun harus antre seharusnya disigapi dengan tegas biar yang antre belakangan tidak lama menunggu tapi entar kalo tidak antre malah jadi ribut juga mana yang mau duluan :D

    ReplyDelete

Maaf ya teman-teman untuk sementara komentar saya moderasi. Selain banyaknya spam yang masuk, saya juga ingin membaca satu per satu komentar yang masuk dan bisa berkunjung balik ke blog teman-teman. Happy Blogging!