Sunday, 22 May 2016

Sarapan yang Nggak Pakai Ribet dan Penuh Nutrisi


Percayakah Anda, semenjak Kak Ghifa MPASI, saya rela berangkat ke sekolah sering telat? Saya juga rela dimarahi pimpinan asalkan dia sudah sarapan saat saya tinggal ngajar. Kenapa? Karena bagi saya sarapan itu penting.

Sarapan yang Nggak Pakai Ribet dan Penuh Nutrisi
Semenjak kecil, saya sudah terbiasa sarapan. Ibu sering bilang, “Tak boleh berangkat kalau belum selesai sarapan!” Pantas sih kalau ibu berpesan demikian. Karena kalau saya tak sarapan, dijamin akan masuk angin.

Didikan ibu soal sarapan, kini, saya tiru kepada Kak Ghifa. Tapi, menyiapkan sarapan itu nggak gampang ya? Malam hari, saya harus sudah punya menu makanan. Kalau nggak, dijamin kalang kabut. Apalagi kalau harus menyiapkan menu sarapan yang penuh nutrisi, tambah puyeng kepala saya.

Sarapan yang Nggak Pakai Ribet dan Penuh Nutrisi
Sebelum acara dimulai, kami berdansa bersama
Foto oleh Melilea
Untuk mengobati kepuyengan saya, bersama teman-teman blogger Gandjel Rel, pada Sabtu, 7 Mei 2016, kami mendapat kesempatan untuk menghadiri Melilea Community Gathering di Branch Office Melilea Semarang. Di sana kita diedukasi soal sarapan yang bernutrisi. Wah, cocok kan?

Seperti apakah sarapan yang bernutrisi?

Tahukah Anda, nutrisi yang kita butuhkan itu ada tiga? Yaitu, Makronutrisi, Mikronutrisi, dan Phytonutrisi. Ketiganya harus kita konsumsi secara seimbang, tidak boleh ada yang kurang dan lebih. Sebab, tubuh kita yang jadi taruhannya. Berbagai penyakit kronis seperti jantung, kanker, dan darah tinggi bisa bersarang dalam tubuh. Akan tetapi, survey membuktikan bahwa ternyata orang Indonesia justru kelebihan Makronutrisi, kekurangan Mikronutrisi, dan sangat minim mengkonsumsi makanan yang mengandung Phytonutrisi.

Sarapan yang Nggak Pakai Ribet dan Penuh Nutrisi

Banyak faktor penyebab makanan yang kita konsumsi nutrisinya tidak lengkap. Misalnya, pola makan yang keliru, menu makan yang tak sehat sampai cara memasak yang terlalu lama. Yang terakhir nih, saya banget. Kalau bikin MPASI Kak Ghifa, contohnya: memasak wortel biar mudah dihaluskan pasti saya rebus sampai empuk. Padahal semakin lama kita memasak makanan maka nutrisi dalam makanan itu akan banyak yang hilang. Blaik! Apa iya, masak harus pegang stopwatch? Ribetnya.

Sarapan yang Nggak Pakai Ribet dan Penuh Nutrisi
Tiga produk Melilea
Anda ingin menyiapkan Sarapan yang Nggak Pakai Ribet dan Penuh Nutrisi? Melilea kini menawarkan konsep Natural Organic Whole Food. Maksud dari konsep tersebut adalah makanan yang kita makan itu harus seperti saat berada di alam. Mulai dari akar sampai pucuk daunnya kita konsumsi semua. Tak ada yang dibuang.

Sarapan yang Nggak Pakai Ribet dan Penuh Nutrisi

Ada tiga produk Melilea yang bisa kita ramu menjadi konsep Natural Organic Whole Food, yaitu Greenfield Organic Melilea, Apple Orchard Melilea, dan Soya Melilea. Apabila Anda rutin mengkonsumsi sarapan konsep ini, tunggu hasilnya selama 90 hari. Akan ada transformasi kesehatan, kecantikan, dan awet muda. Nggak mau sarapan yang ribet tapi bernutrisi? Natural Organic Whole Food saja!

Tulisan ini diikutsertakan pada Lomba Blog Sarapan Sehat Dengan Melilea Organik

14 comments:

  1. Saya masih beberapa kali konsumsi Melilea. suka banget sama soyanya. Enak.

    Saya juga kalau ga sarapan sering ga konsen. Memang sarapan itu penting banget

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah sama Mbak, Soya Melilea ini saya konsumsi setiap pagi.

      Delete
  2. Dulu waktu anak-anak masih kecil, aku juga selalu mengutamakan sarapan anak-anak terutama ketika masih MPASI. Sekarang juga, aku selalu berusaha bangun lebih awqal untuk nyiapain sarapan anak-anak dan suamiku :D
    Biar mereka selalu berenergi

    ReplyDelete
  3. Praktis dan enak.. sehat pula.

    ReplyDelete
  4. Kalau udah punya anak, kita jadi nomor kesekian ya mba. Apa aja bakal dilakukan, demi anak. Saya dulu nggak biasa sarapan, males bin ribet kalau harus masak. Tapi sekarang demi anak mau nggak mau harus sarapan demi nutrisi anak hehehe...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ya Mbak. Apalagi kalau bayi kita masih di bawah 6 bulan. Apa yg kita makan yaitu yg masuk dlm tubuh si kecil.

      Delete
  5. Soya melilea ini pengganti susu hamil ku, soale waktu hamil ga doyan susu ibu hamil

    ReplyDelete
    Replies
    1. Oh ya, wah saya dulu pas hamil Kak Ghifa belum tahu sisi ini mbak Semoga nanti kalau pas program hamil adiknya Kak Ghifa ah bisa konsumsi secara rutim.

      Delete
  6. wuih, sarapan emang wajib mba di rumah saya

    ReplyDelete

Maaf ya teman-teman untuk sementara komentar saya moderasi. Selain banyaknya spam yang masuk, saya juga ingin membaca satu per satu komentar yang masuk dan bisa berkunjung balik ke blog teman-teman. Happy Blogging!