Tuesday, 21 June 2016

Perlu Nggak Sih Beli Baju Baru untuk Lebaran?


Hayo jujur, perlu nggak sih beli baju baru untuk lebaran?

“Perlu lah. Nanti orang-orang bajunya baru-baru aku nggak sendiri. Malu lah.”
“Perlu banget.”
“Baju di almari masih banyak yang bagus.”
“Ah, nggak harus deh. Baju lebaran kemarin juga masih.”
“Lihat budget dulu.”

Perlu Nggak Sih Beli Baju Baru untuk Lebaran?


Berbagai macam jawaban bermunculan. Kalau Anda, bagaimana? Saya sendiri kalau mendapat pertanyaan seperti itu, saat ini akan menjawab, perlu. Sebenarnya, saya tak terbiasa membeli baju baru untuk lebaran. Karena sejak kecil ibu tidak pernah membiasakan beli baju baru untuk lebaran. Keluarga kami terbiasa membeli di bulan-bulan biasanya. Akan tetapi, baju yang dibeli tidak langsung dipakai, melainkan disimpan dulu. Atau pas ada acara khusus dan mengharuskan beli baju baru, kami baru beli, pakai untuk acara tersebut, kemudian disimpan kembali.

Kenapa lebaran kali ini saya ingin beli baju baru? Banyak baju saya yang tidak muat dan kebesaran. Tidak muat? Ya, BB saya masih belum kembali ke semula, 50 kg-an. Kini masih 60 kg. Kebanyakan bisa masuk sampai ketiak saja, ke bawahnya sudah nggak muat. Kebesaran? Ya, baju lebaran tahun lalu, saat saya hamil 8 bulan dengan kondisi badan yang bengkak habis (bobot 78 kg), nggak mungkin-lah kalau saya pakai, kayak orang-orangan sawah. Mau dikecilin ke penjahit juga tidak memungkinkan karena akan banyak yang harus dipotong. Kan eman-eman banget, bisa disimpan buat hamil lagi nanti, adik Kak Ghifa *elus-elus perut*.

Perlu Nggak Sih Beli Baju Baru untuk Lebaran?
Pinky abis, mau mau mau
Sumber gambar: mataharimall.com
Saya beli baju baru untuk lebaran tahun lalu di mana? Saya beli di toko baju biasa sih. Sebenarnya suka banget window shopping, melihat berbagai koleksi busana muslim modern yang nangkring di halaman utama online shop. Tapi karena takut bajunya nggak muat (ukuran saya yang jumbo banget), akhirnya saya harus kuat hati menahan diri untuk tidak belanja online. Lebih memilih beli baju secara offline agar bisa dicobain dulu. Untuk memuaskan hasrat belanja online, saya pun coba cek-ricek baju untuk suami. Dan akhirnya dapat.

Berdasarkan pengalaman kebiasaan belanja online sebelum-sebelumnya, termasuk belanja online di bulan ramadan tahun lalu, ada beberapa tips nih yang dapat saya bagikan kepada Anda yang hendak belanja online baju baru untuk lebaran:

1. Lihat keuangan Anda
Lebaran kali ini bertepatan pula dengan masa liburan dan kenaikan kelas anak-anak. Jangan sampai kantong kering hanya untuk memborong baju lebaran. Anak butuh liburan, baju seragam baru, sepatu baru, dan peralatan sekolah. Belum lagi bagi yang mudik. Beli oleh-oleh untuk keluarga di kampung, duh duh duh. Pusing kan ya? Makanya, kita harus cerdas-cerdas mengelola keuangan keluarga, agar semua bisa di-handle. Atau kalau punya voucher belanja, atau potongan belanja bisa digunakan tuh, Kan lumayan. Jangan lupa kita gunakan prinsip kebutuhan bukan hanyakeinginan belaka.

Perlu Nggak Sih Beli Baju Baru untuk Lebaran?
Sumber gambar:id.priceaz.com

2.Pilih online shop yang tepercaya
Bagi saya sendiri untuk memilih online shop itu tak mudah. Tapi sekali belanja kok pelayananannya jos, pasti besok kalau mau belanja balik lagi ke online shopitu lagi. Jadi, pastikan kalau Anda ingin belanja di suatu online shop. Caranya? Bisa tanya-tanya ke teman atau cari saja review di internet. Sekarang banyak kan review dari pembeli berkaitan dengan pengalaman berbelanja di suatu online shop.

Perlu Nggak Sih Beli Baju Baru untuk Lebaran?
sumber gambar: ilmuonline.net

3.Bandingkan harga
Selain memilih online shop yang terpercaya, kita juga harus cerdas meembandingkan harga barang yang akan kita beli. Di tempat A bajunya murah, tapi biaya ongkirnya mahal. Di tempat B, bajunya mahal, tapi ongkirnya murah, sedangkan di C, baju agak mahal tapi tidak perlu menambah biaya ongkir alias gratis. Nah, Anda pilih yang mana?

Perlu Nggak Sih Beli Baju Baru untuk Lebaran?
sumber gambar: www.belmontshore.org

4.Perhatikan metode pembayaran
Ah, saat ini banyak lho online shop yang memakai sistem COD (Cash On Delivery). Jadi, barang bisa kita ambil, bayar, dan kembalikan apabila tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan. Atau ada juga yang barang sampai di rumah baru dibayar juga ada. Kalau saya sendiri lebeih sering pakai metode transfer kemudian verifikasi dan tunggu deh barangnya sampai di rumah.

Perlu Nggak Sih Beli Baju Baru untuk Lebaran?
sumber gambar: www.pa-enrekang.com

5.Perhatikan lama pengiriman barang
Seringnya, di setiap barang yang akan kita beli, ada rincian berapa lama kira-kira barang tersebut akan sampai di rumah. Nah, perhitungkan deh. Kalau misalnya kita yang di luar Jabodetabek kan barang akan sampai sekitar 4 – 7 hari, ya jangan belanja baju lebaran 3 hari sebelum lebaran! Lah yang 4 hari sebelumnya saja belum tentu barang bisa sampai di rumah sebelum lebaran alias baju barunya lebaran di jalan. Hihihi. Nah, itu mau belanja 3 hari sebelum lebaran, baik deh!

Perlu Nggak Sih Beli Baju Baru untuk Lebaran?
sumber gambar: sakitmata.com
Itulah 5 tips yang dapat saya bagikan kepada Anda yang hendak belanja online baju baru untuk lebaran. Sekarang, sambil buat postingan ini saya juga lagi nyari-nyari baju yang cocok buat suami. Siapa tahu ada yang nyantol dan bungkus. Oya, kalau Anda, perlu nggak sih beli beli baju baru untuk lebaran? Yakin, nggak beli? Koleksi busana muslim modern-nya bagus-bagus lho *racun*

11 comments:

  1. Aku lebaran jarang banget beli baju baru, apalagi sekarang. Beli baju buat anak... hehe

    ReplyDelete
  2. Kalau saya ga pernah beli baju lebaran, tapi beli baju hampir tiap bulan karena body mengalami pelebaran ke samping :)

    Kalau suami biasanya wajib beli sarung sama baju koko

    ReplyDelete
  3. perlu sih mbak kalau udah jelek he..he..kalau aku sih engga tll pentingin baju baru..klo yang kemaren msh bagus aku engga beli tuh...yang penting anak2 aja lah

    ReplyDelete
  4. Kalau sy sih ga perlu, soalnya belinya di bulan2 lain selain lebaran.. wkakakak

    ReplyDelete
  5. aku masih merasa perlu sih mbak... hehe

    ReplyDelete
  6. Kalau aku pas masih kecil selalu dibeliin baju baru oleh mamaku. Bahkan baju tidur juga harus baru. Hehee. Tapi alhamdulillah skarang aku nggak khusus beli. Kalaupun beli, targetnya bisa dipakai untuk sehari-hari :)

    ReplyDelete
  7. Perlu satu aja, karena jarang juga beli baju hehe

    ReplyDelete
  8. Perluuuu hihihi
    Paling engga biar bajunya ada yang bagus dan enak diliat, soalnya bajuku uda butut2 hihihik

    ReplyDelete
  9. Kata pak ustad pas pengajian kemarin, salah satu ciri sukses ramadhan kalau gak berbondong2 beli baju lebaran di akhir ramadhan hihi. Kalau mau beli baju baru sarannya beli di awal ramadhan dgn niat menyambut ramadhan dgn penuh kegembiraan, sdgkan klo akhir ramadhan harusnya kita sedih krn bulan istimewa hampir berlalu.. Hiks


    Anyway.. Kalau musim ramadhan n lebaran gini males beli baju di toko offline apalagi mall.. Rame n sesak.. Enakan mmg online.. Pilah pilih. Transfer. Tinggal tunggu barang datang deh :)

    ReplyDelete
  10. perlu,soalnya sebagian bajuku g ada kancing depannya mbak..pan menyusui jadi beli deh hehehe

    ReplyDelete

Maaf ya teman-teman untuk sementara komentar saya moderasi. Selain banyaknya spam yang masuk, saya juga ingin membaca satu per satu komentar yang masuk dan bisa berkunjung balik ke blog teman-teman. Happy Blogging!