Monday, 23 January 2017

Hidangan di Kala Flu Melanda dan Cerita di Baliknya



Tak dipungkiri, merawat anak itu sangat melelahkan, bukan? Apalagi saat mereka sakit. Ibu rela begadang setiap malam untuk menjaga sang buah hati agar tertidur lelap. Buntutnya, karena sering begadang ibu jadi masuk angin atau terkena flu.

Layaknya ceritaku beberapa hari yang lalu. Karena Kak Ghifa lagi bapil, aku yang setiap malam begadang malah kena flu. Hidung rasanya gatel, bersin-bersin mulu, dan badan rasanya gregesen. Mumpung belum terlalu serius, aku berusaha untuk mengobatinya. Jangan sampai Kak Ghifa sembuh eh malah gantian aku yang sakit.


Salah satu cara yang biasanya aku pilih adalah makan makanan yang berkuah dan segar. Tak sengaja lihat pengumuman lomba tentang Bakmi Mewah di komunitas blogger, aku kok penasaran pengen coba mie itu.

Aku suka makan mie. Tapi nggak terlalu gila banget. Makan seperlunya dan kalau pengen aja. Selama ini ya kalau buat mie ajeg dengan satu merek. Makanya, aku kok penasaran sama Bakmi Mewah. Apalagi kalau lihat iklannya, wuih, berasa makan bakmi rasa restoran, katanya.

Sebenarnya sudah lama aku penasaran sama rasa Bakmi Mewah. Karena harganya yang tiga kali lipat dari harga mie biasa membuatku menyurutkan niat buat beli. Tapi pas aku beli diaper Kak Ghifa di alfamart, aku lihat mie ini lagi didiskon. Dua Bakmi Mewah hanya 12 ribu yang biasanya sampai 14 ribu lebih. Akhirnya aku beli.

Penampakan isi kardus Bakmi Mewah
Pas flu ku melanda itulah, aku pengen buat mie yang pakai kuah terus pakai cabai yang banyak. Ku bukalah Bakmi Mewah. Ku pikir cara makannya sama aja dengan mie yang lain. Ternyata beda. Hihihi. Bakmi Mewah ini ternyata dinikmati tanpa kuah.

Nggak sesuai dong dengan harapanku yang pengen makan mie dengan kuah pedas? Mau keluar rumah dulu buat cari mie lain tapi Kak Ghifa lagi tidur. Takutnya kalau pas aku keluar dia malah bangun dan nangis karena nggak ada aku di sampingnya.

Putar otak. Aku pandangi isi kulkas. Ada nggak sesuatu yang bisa diolah biar jadi kuah yang segar? Ku temukan sosis, sawi, wortel, daun bawang, dan seledri. Pas aku ke belakang, di tempat bumbu ada bumbu kuah bakso. Aha!

Akhirnya ku kombinasikan itu semua. Pertama, aku mau buat SOSIS MIE GULUNG.

Bahan:
Mie Bakmi Mewah
Kecap dan minyak (bumbu Bakmi Mewah)
Sosis
Minyak goreng
Air

Cara membuat:
1. Didihkan air dan masukkan mie Bakmi Mewah. Aduk-aduk. Tak sampai 2 menit mienya sudah siap diangkat.

Inilah yang membedakan mie Bakmi Mewah dengan mie instan lainnya saat dimasak. Kalau mie lain bisa 2 menit lebih untuk empuk. Kalau bakmi mewah, kilat, tak ada 2 menit sudah empuk terus teksturnya lucu, kinyil-kinyil.

2. Tiriskan mie kemudian campurkan dengan bumbunya (kecap dan minyak), aduk sampai bumbu rata.

3. Potong sosis sesuai keinginan, dan potong ujungnya agar saat digoreng bisa merekah bagus.

4. Lilitkan mie ke sosis. Saranku, ambil banyak mie kemudian lilitkan. Jangan ambil satu per satu mie karena kelamaan.

Sebenarnya aku sudah sering membuat sosis mie gulung ini. Tapi saat membuat sosis mie gulung ini dengan Bakmi Mewah lebih cepat saat melilitkannya di sosis karena bentuknya yang keriting dan tidak mudah putus. Makanya, saat sosis habis, Bakmi Mewah hanya sisa sedikit. Itupun karena dari dalam bungkus mie tadi sudah ada remukan mie nya. Karena sisa, aku makan saja. Eh, ternyata enak juga dimakan gitu aja. Rasanya kenyal tapi kok lembut saat ditelan.

5. Panaskan api dan goreng sosis mie gulungnya di atas api sedang. Herannya, pas digoreng, mie nya cepat banget kuning. Kalau pakai mie lainnya apalagi mie yang dijual ecer 500 an itu lama banget kalau digoreng. Terus ngresep minyak juga. Kalau pakai mie Bakmi Mewah ini kok nggak.

6. Setelah matang, angkat dan tiriskan di atas tisu agar minyak yang tertinggal meresap.

Sosis mie gulung

Ku lirik Kak Ghifa, alhamdulillah masih tidur. Ku gigit sosis mie gulung yang begitu menggoda, "Mak kresss! Renyah banget."

Kulanjutkan untuk membuat kuah pedasnya.

Setiap kali aku makan, sayur hijau wajib banget ada. Makanya, aku buat KUAH SEGAR dengan sayuran sawi dan wortel yang ada di kulkas.

Sayuran yang ada di kulkas

Bahan:
Sawi
Wortel
Daun bawang
Daun bawang kering (paket Bakmi Mewah)
Daging ayam (paket Bakmi Mewah)
Seledri
Bawang putih
Merica
Garam
Gula pasir
Bumbu bakso instan
Air

Cara membuat:
  1. Haluskan bawang putih, merica, garam, dan gula pasir.
  2. Potong-potong sawi, wortel, daun bawang, dan seledri.
  3. Didihkan air dalam panci.
  4. Campurkan bumbu yang sudah dihaluskan, bumbu bakso instan, daun bawang kering, dan daging ayam.
  5. Masukkan wortel dan tunggu sampai empuk.
  6. Masukkan sawi, daun bawang, dan seledri.
  7. Cicip dulu dan kuah segar siap dihidangkan.
Kuah segar
Kuah segar siap? Mumpung hangat campurkan sosis mie gulungnya. Makan ini aku jadi ingat bakwan malang yang sering dijual keliling sama si mamang-mamang gitu. Gimana rasanya? Pedas. Karena pedasnya pakai merica jadi langsung ke hidung. Tapi menurutku kurang nendang pedasnya. Biar manteb kutambahi cabai yang kupotong kecil-kecil. Sedap deh. Meler langsung deh itu ingus. Hahaha! Mienya gimana? Krenyes-krenyes, basah gimana gitu.

***

Kenapa postingan ini nggak jadi diikutkan lomba? Banyak alasannya. Hahaha.

"Dasar banyak alasan."

"Tapi bukan karena sampel Bakmi Mewah yang nggak sampai ke rumah ya." Hihihi.

Sebenarnya pas awal tahu ada lomba Bakmi Mewah ini aku pengen banget ikut. Karena memang aku penasaran sama rasanya. Nyobainnya juga nggak sekali aja. Beberapa kali dengan beberapa bungkus Bakmi Mewah. Mumpung ada promo juga sih. Etapi, apa dikata Allah punya rencana lain dan aku juga sih yang terlalu lemot.
  1. Kak Ghifa sakit, kalau sudah sakit anak kecil ya gitu deh. Serba Ummi semua. Padahal pas nungguin Kak Ghifa tidur aku sudah nyempet-nyempetin buat masak dan ambil foto.
  2. Jadwal posting yang aku urutkan antara postingam lomba, job, dan original. Meskipun aku masih belajar jadi blogger yang profesional, aku selalu berusaha agar postinganku tidak melulu job dan lomba saja. Nah, alhamdulillah kemarin itu banyak job yang masuk. Makanya aku dahulukan yang job (jelas dapat fee, hihi) kemudian aku buat postingam original dulu, baru lomba. Eh, malah ada godaan lain.
  3. Sebenarnya jadwal editing postingan ini adalah tanggal 18 lalu, tapi eh tapi Abi ngajak menginap ke rumah nenek Kak Ghifa sampai hari Kamis (DL lomba). Ya sudah deh angkat tangan, jelas di rumah mertua sinyal itu susah banget. Mau buka WA aja nggak bisa. Niatku makin ciut.
  4. Saat itu suami ngajak pulang Kamis siang. Ku pikir masih ada kesempatan nih buat edit dan posting. Sampai rumah cek sosial media, lah dalah, foto-foto teman blogger lainnya pada bertebaran. Ini pada ikut Bakmi Mewah semua? Eidan. Keren semua pula. Aku sudah pesimis seketika. Apalagi sorenya aku ngelesi. Pulangnya sudah nggak kuat bawa kepala. Tidur pulas.
  5. Poin terakhir, masakanku nggak restoran banget deh. Hahaha.
Pelajaran apa yang bisa aku ambil dari kejadian tersebut?
  1. Kalau mau ikut lomba tidak cukup niat, tapi juga tekat. Jangan mengharap menang kalau usaha tidak maksimal. Bakalan sakit hati. Sekarang ini lomba antar blogger itu sangat mengerikan kehebohannya. Niatkan juga ikut lomba blog untuk update blog ya. Biar nggak kecewa-kecewa banget kalau kalah.
  2. Siapkan amunisi lomba dari jauh-jauh hari. Jadi, saat menjelang DL tinggal upload. Bukan malah kayak aku, mau DL baru nulis. Hahaha. Selain bikin nggak maksimal hasilnya, dijamin badan pegel-pegel karena harus begadang. Sensasinya itu nggak enak banget.
  3. Publish dan lupakan. Setiap kali ikut lomba alangkah lebih baiknya setelah cek syarat dan ketentuannya dengan tepat nggak usah lah lihat-lihat hasil punya teman blogger lain. Bikin baper. Terpenting sudah daftar terus share ke sosial media. Cukup. Kalaupun punya teman berseliweran di timeline, abaikan saja.
  4. Masih ada hubungannya dengan poin 3. Jangan posting saat DL menjelang. Dijamin bakal banyak godaannya terutama postingan teman. Ntar kayak aku lho, gara-gara lihat punya teman pada kece badai eh nggak jadi ikut karena sudah tahu kalau bakalan kalah. *eh
Nggak jadi ikutan lomba padahal sudah pol-polan buat draft dan nyiapin foto ini dan itu rasanya nyesek banget. Tapi makin nyesek kalau aku nggak bisa belajar dari kesalahan-kesalahanku di atas.

Dari kejadian tersebut nggak hanya negatifnya aja sih yang aku dapat. Justru aku bisa masak buat Kak Ghifa. Dia selalu suka kalau aku buatin sosis mie gulung. Kalau kuahnya dia juga suka. Akan tetapi mericanya aku kurangi jumlahnya. Hooo, kalau makan kuahnya, srutup srutup.
Video kiriman Ika Hardiyan Aksari (@diya_nika) pada

Kamu punya pengalaman yang sama denganku atau mirip-mirip gitu deh. Pokoknya gatot ikut lomba. Boleh lho share di kolom komentar! Biar makin banyak yang baca dan tersadarkan!

20 comments:

  1. Aku daftar juga, tapi paket bakminya ngga nyampe2 juga, hehehe. Walaupun ngga jd diikutkan lomba tapi share ide untuk mie gulungnya oke juga lhoo Mba, tfs yaa

    ReplyDelete
  2. Jadi pengen nyoba. Yang aku suka dari resep ini adalah, membuat si daun bawang kering yang di Bakmi mewah nggak sia-sia. Soalnya kalau ngikutin resep, saya suka ngebuang banyak daun bawang kering karena nggak semua keikut ditiriskan. TFS ya Mbak buat resepnya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihihi...aku malah kurang manteb pakai daun bawang keringnya itu Mbak. Makanya aku tambahin lagi daun bawang segar. Hihihi.

      Terima kasih sudah mampir, Mbak.

      Delete
  3. Wahh sayang ngga ikutan lombanya ya, kalo aku pernah dah lewat di draft eh lupa diposting sampai lewat DL hihi akhirnya diposting kayak gini..

    ReplyDelete
  4. wah masih tentang bakmi mewah tah???

    ReplyDelete
  5. Wah resepnya boleh juga jadi ngiler nih, pagi gini belum sarapan laper heuheu

    ReplyDelete
  6. Mbak, kalo aku sih sosis mi gulungna udah cukup membuatku laperrr..
    Belum kalo dikasih sayur2 ow ow ow... pinginnnn

    ReplyDelete
  7. Anakku suka sosis gulung mie nya. Lompernah dicobain pake kuah. Wah bisa jadi resep baru nih. Makasih sharignya y mba.

    ReplyDelete
  8. Ternyata g cuma saya yang g kebagian sampel bakmi mewah hihi.
    Btw sy pernah bikin sosis lilit mie tp finally digadoin gitu makannya. Jd pengen nyoba resep ala mbak ika. Biar bocah g bosen.sm sop yg gtu2 aja :D

    ReplyDelete
  9. Aku seringnya gagal krn lupa deadline.

    Btw keknya enak nih bikin mie sosis 😊😊

    ReplyDelete
  10. Meski gak ikut lomba tapi oke juga kok resepnya, saya juga pengen nyoba hehehe.....

    ReplyDelete
  11. Kreatif banget mbak, saya malah ngk kepikiran mie mewah bisa dibikin hidangan kriuk ini.

    ReplyDelete
  12. Baru semalam saya menikmati bakmi dengan kemasan mewah ini.
    Terima kasih resepnya
    Salam hangat dari Jombang, Jawa Timur

    ReplyDelete
  13. Pengeeen bangeet coba sosis mie gulungnyaa mbak :D makasih udah share resepnya, bisaa dicoba kalau lg luang hehehe

    ReplyDelete
  14. Sosis gulung dikasih kuah enak juga ya kayanya mbak

    ReplyDelete
  15. euugh iya pasti nyesek bgt dan pasrah ya mbak, udah siap posting eh sinyal gak bersahabat

    btw, sedap bgt itu sosis mie gulungnya.. ahh jd laper, kebetulan lagi begadang euy.. bikin mie ahh *mindik2 ke dapur

    ReplyDelete
  16. eh asyik....
    saya mau mbak, xixi

    ReplyDelete
  17. Aku belum pernah makan Bakmi Mewah mbk, aku sukanya bakmi godog hahaha.

    Bisa dikreasikan gitu ya, aku gak ikutan lomba bakmi mewah mbk, good luck.

    ReplyDelete
  18. kreatif Mba..biasanya dlm posisi mie kering..inovasi pake kuah y

    ReplyDelete

Maaf ya teman-teman untuk sementara komentar saya moderasi. Selain banyaknya spam yang masuk, saya juga ingin membaca satu per satu komentar yang masuk dan bisa berkunjung balik ke blog teman-teman. Happy Blogging!