Selasa, 01 Januari 2019

Uang Hasil Ngeblog untuk Apa?


Uang hasil ngeblog untuk apa? Hayo untuk apa? Atau ngeblog sudah dapat apa? Halah, penghasilan belum seberapa sudah pamer. Bukan, bukan gitu maksudnya. Justru kalau belum seberapa harus bisa menjawab judul di atas. Sebelum terlambat sepertiku. Kalau sudah terencana dengan baik, boleh lah sharing di komentar.



Aku teringat kisah seorang bloger, perempuan pula, dia bisa membeli beberapa hewan ternak berkaki empat dari ngeblog. Keren ya? Nah, saat aku membaca kisahnya, otomatis aku mikir, lha aku ngeblog selama ini dapat apa? (Plis jangan jawab dapat ilmu dan networking lah, ini sudah pasti)

Aku ngeblog yang benar-benar bisa menghasilkan uang itu sekitar tiga tahun terakhir ini. Uangnya bisa dari menang lomba atau fee menulis. Kalau soal hadiah lomba blog dalam bentuk barang nggak aku bahas ya. Nah, soal uangnya ini ke mana saja?

Setelah kurenungkan, muncul deh kesalahan-kesalahan yang ternyata kubuat sendiri dan ini fatal banget. Satu, selama ini aku tidak pernah mengalokasikan uang hasil ngeblogku itu khusus untuk apa. Pokoknya kalau dapat transferan ya butuhnya apa, ya dipakai. Uang dicampur aduk jadi satu dengan pemberian suami. Kedua, aku tidak pernah membuat catatan keuangan. Yo wis, uang blabas ke mana nggak jelas. Tahu-tahu dompet kosong saja. Penyesalan datang belakangan.

Nah, belajar dari pengalaman dari tahun ke tahun, kemudian mendapat inspirasi dari bloger lain, akhirnya kuberanikan diri untuk berubah. Sekarang, setelah jalan setahunan, memang rasa ngeblogku berbeda. Lebih terarah. Agak pintar sedikit. Hihihi. Namanya juga belajar ya.

Saat ini aku sudah lumayan sukses konsisten dengan perubahan pengelolaan uang hasil ngeblog. Dan aku pun sangat bangga dengan diriku sendiri. Kenapa seperti itu? Ya karena aku ini bukan tipe orang yang bisa hemat alias boros akut. Tipsnya apa? Setidaknya ada tiga catatan penting yang kuterapkan agar uang hasil ngeblogku lebih terarah. Diantaranya berikut ini:
  1. Aku menggunakan mobile banking yang hanya bisa untuk mengecek saldo saja. Jadi, tanganku nggak gatel untuk transfer sana-sini, beli ini itu yang nggak jelas.
  2. Kugunakan hanya satu nomor rekening untuk menerima uang ngeblog.
  3. Kukumpulkan dulu uang ngeblog paling nggak sekitar sejutaan baru kemudian kucairkan.
Kalau ditanya, uang hasil ngeblog untuk apa? Aku sudah bisa menjawab dengan percaya diri, kira-kira kugunakan untuk:


50% untuk ditabung

Dari kecil aku nggak terbiasa menabung. Untuk makan saja susah, begitu kalau kata ibuku. Akan tetapi, semenjak punya anak, keadaan yang mengubahku. Aku teringat saat Kak Ghifa masuk rumah sakit karena nggak bisa kentut (aku ceritakan di Mau Kentut Kok ke Rumah Sakit Dulu). Saat itu aku nggak pegang uang sepeserpun. Aku tidak lagi mengandalkan BPJS. Kalut pikiranku. Alhamdulillah, lagi-lagi pertolongan Allah selalu ada.

Setelah kejadian itu, mau nggak mau harus punya tabungan. Aku nekad, entah uang darimana, pokoknya harus punya tabungan. Kucoba berbagai tabungan, mulai dari tabungan berencana, tabungan emas di Pegadaian, investasi emas, investasi reksadana, sampai ikut arisan RT. Akhirnya, kutemukan tabungan yang paling nyaman dan tepat untukku, sesuai kebutuhanku pula.

Untuk tabungan ini aku memiliki beberapa pos, setiap kali mencairkan uang hasil ngeblog, kupilih salah satu pos. Nanti saat pencairan berikutnya mengisi pos yang lainnya. Alhamdulillah, melihat hasilnya membuat hati bungah. Aku percaya akan pertolongan Allah, tapi paling tidak kalau punya tabungan (walau tidak seberapa) hidup lebih terencana lho.

25% untuk orangtua

Kita tak akan bisa membalas jasa orangtua. Kebahagiaan mereka memang tidak bisa kita beli dengan uang, paling tidak bisa berbagi dengan mereka rasanya begitu menyenangkan. Eh, membelikan mereka pulsa, buah-buahan, baju, atau tas. Kesannya sepele, tapi insya Allah akan memberikan kesan tersendiri kepada orangtua.


Sebenarnya aku sering sekali sedih. Aku anak tunggal, tapi kok aku hanya guru wiyata bakti dengan gaji per bulan 300 ribu. Usaha suamiku juga baru merintis, kadang ada orderan, seringnya nihil. Aku masih numpang sama orangtua, duh, pokoknya kalau dihitung-hitung soal materi memang nggak akan ada ujungnya. Maka dari itu, sekecil apapun penghasilanku, ingin rasanya berbagi kepada orangtua, pun mertua. Tak lupa kuucapkan syukur kepada Allah, sekalipun gajiku hanya segitu, Allah selalu menghadirkan rezeki (materi) lewat passion menulisku.

 

10% untuk membeli buku

Ibarat otak selalu bekerja tapi masak iya sih nggak pernah diberi makan? Aku ini lagi gandrung-gandrungnya membeli buku. Lah dulu mana bisa beli buku sendiri?

Aku ingat saat masih kuliah, setiap kali akan ada bazar buku, kurela makan hanya sama nasi putih dan tempe mendoan  (2 ribu perak seporsi) berminggu-minggu. Setelah itu cari stand dengan diskon paling gede. Buku apapun kubeli, asal aku bisa baca. Kalau mentok nggak punya uang ya harus bahagia hanya dengan nongkrong di perpustakaan sepanjang jam istirahat.



Dasar manusia, sekarang bisa beli buku malah alasannya nggak punya waktu untuk membaca. Duh, parah! Tapi kuusahakan paling tidak sehari membaca buku selama 30 menit. Biasanya kulakukan saat menunggu jam pulang ngajar atau hendak tidur siang.

Oiya, terkadang aku kalau pas lihat diskon buku, apalagi online kemudian gratis ongkos kirim sering kalap. Kalau sampai harganya melewati jatah uang membeli buku, berarti pas pencairan uang ngeblog selanjutnya nggak ada jatah membeli buku.

 

15% lain-lain

Ehm…ini biasanya buat jajan, beli susu, bakso atau beli es krim di minimarket. Aku, Abi, dan Kak Ghifa sering sekali beli es krim kemudian dihabiskan langsung di depan indom***t sambil menghitung kendaraan yang lewat. Hahaha. Gitu saja sudah bahagia banget. Kalau uangnya masih sisa untuk bantu bayar cicilan motor (Alhamdulillah, Januari ini L.U.N.A.S).


Nah, itu jawaban dari pertanyaan yang ada di judul postingan ini, uang hasil ngeblog untuk apa? Kalau kata orang bijak sih kita perempuan harus melek literasi keuangan. Ya, semoga saja, aku sudah termasuk yang sedikit melek literasi keuangan ini ya. Satu hal juga yang membuatku ingin berubah dalam mengelola rezekiku, yaitu pertanggungjawabannya sama Allah. Rasanya tuh sayang banget kalau pas kita sadar ternyata banyak uang yang kita hasilkan selama ini ternyata untuk hal yang sebenarnya bisa ditunda.

Kalau kamu, uang hasil ngeblog untuk apa saja? Bagaimana mengelolanya? Kalau panjang jawabannya bisa lho jadi satu postingan di blog kamu. Jangan lupa colek-colek link url-nya ya! Insya Allah akan kusambangi.

34 komentar:

  1. Makan es krim di depan minimarlet sambil hitung mobil lewat, aku jg melakukannya sesekaliii

    BalasHapus
  2. Wah ikut senang krn cicilan motor lunaas, selamat ya mbaaa. :)

    BalasHapus
  3. terima kasih sharingnya mba, rasanya senang kalau mendengar org yg blognya sudah berpenghasilan

    BalasHapus
  4. Setahun belakangan ini buat biaya hidup sih mbak. Hehe. Memang masih ditanggung orang tua, tp untuk jajan2 atau jalan gitu udah pakewuh minta ortu. Alhamdulillah sebagiannya juga ditabung buat dana darurat :D

    BalasHapus
  5. Aku samaan kayak komentar Mbak LuLu di atas. Tapi tetep sih buat emakku juga uangnya. Tapi kalau untuk nabung belum bisa karena uang hasil dari ngeblog itu masih sedikit banget karena aku juga masih baru di dunia blogging. Harus dicontoh ini punya tabungan sendiri dari ngeblog.

    BalasHapus
  6. Hebaaaat mba.. Alhamdulillaaaah bisa terbantu banget yaaa dengan ngeblog mba. Manfaatnya luar biasaaaa banget

    BalasHapus
  7. Dulu aku pengennya mengalokasikan dana ngeblog buat dana pendidikan anak-anak. Jadi tiap dapat fee cair langsung ditransfer ke rekening anak-anak. Tapi gara-gara pengeluaran lebih banyak daripada penghasilan, malah udah jarang lagi transfer buat anak-anak.

    Ya Allah. Aku jadi termenung.

    Terima kasih sudah berbagi cerita Mbak Ika, aku langsung teringat lagi dengan penghasilan ngeblogku selama ini.

    BalasHapus
  8. Wah terima kasih kak, telah berbagi pengalamannya :)

    BalasHapus
  9. Terus berjuang bun, tetap semangat

    BalasHapus
  10. Terima kasih informasinya bun, sangat membantu

    BalasHapus
  11. Thanks for your sharing mom

    BalasHapus
  12. Terima kasih tips-tipsnya bun

    BalasHapus
  13. Alhamdulilah aku juga jadi sesuatu yang berharga banget makanya seneng ternyata blog menghasilkan :) semangat nulis utamanya

    BalasHapus
  14. Dulu aku uangnya hanya ditabung dan untuk bebelian kebutuhan blog. Tapi pada akhirnya, uang dipakai untuk beli buku, dan anak2 🀣

    BalasHapus
  15. Duh, sampe sekarang aku masih belum bisa memilah mana uang hasil ngeblog sama yang lain lain. Sepertinya memang kudu punya gabungan khusus ya buat ditulis di semua invoice jadi otomatis gak akan kemana mana pengeluarannya. Kudu belajar lagi nih mengelola uang hasil ngeblog

    BalasHapus
  16. Saat menerima tawaran job nge-blog, jadi mikir untuk buka rekening blog, saat baca ini semangatnya gas poll, ah jadi tambah semangatt nge-blog 😎

    BalasHapus
  17. aku uang hasil ngeblog buat nyaur utangku.. nyicil ding.. hehe ambil logam mulia yang kemaren ak gadein.. wkwkwk

    bat beli baju kakak adik, buat sehari2

    BalasHapus
  18. Kalau saya pastinya untuk kebutuhan pribadi yang sifatnya lebih untuk bersenang-senang. Kalau kebutuhan bulanan kan udah dipenuhi sama suami. :)

    BalasHapus
  19. Wuih keren. Aku nih, mentang-mentang ngeblog masih sampingan, jadinya uangnya entah ke mana gak jelas. Harusnya kayak gini. Ada pengaturan yang jelas dan tegas. Soalnya kalo dikumpulin lumayan banget. Noted mulai tahun ini!

    BalasHapus
  20. Untuk macem-macem mbak, dari jalan-jalan, sedekah, beli kebutuhan eh keinginan juga hehehe tapi yang paling penting buat nabung juga

    BalasHapus
  21. Nabung buat traveling mba klo akuhh,, sesekali ajak anak2 traktir makanπŸ˜‰

    BalasHapus
  22. Kalau saya ya buat macem2 sih pokoknya bantu2 keuangan keluarga lah..sambil sesekali buat jalan2 juga..hihi..

    BalasHapus
  23. Sekedar sharing ya, uang hasil ngeblog selama setahun sengaja gak aku ganggu sama sekali. Untuk sehari2 ngandelin nafkah dari suami aja, Alhamdulillah tahun ini saya dan suami bisa daftar haji dari uang itu , sedikit2 ditambah dr sumber lain sih. Rasanya berkah banget ngeblog ini

    BalasHapus
  24. Mba kasusmu sama wkwkkw kalo aku juga beli eskrim habiskan langsung di depan minimarket itu, wkwkwk sama mas suami dudukan sambil bercerita. Es krim itu mencairkan suasana ya pikiran. Nah mengelola keuangan yang PR sekali buat aku, semoga aku bisa mencontoh dirimu pelanpelan mengelola dengan baik.

    BalasHapus
  25. Keseringan buat belanja buku sama kuliner akuuh...hiiks~
    Kalo abis gajian, biasanya suka inget anak-anak jajan.

    Hihii...lalu pas akhir bulan, menanti lagi .. "Adakah invoice yang akan meleleh?"

    πŸ˜…

    BalasHapus
  26. Alhamdullilah buat yang perlu-perlu seperti laptop, kamera, semua hasil nulis. Tahun ini resolusinya pengen ditabung buat anak-anak, doain ya mba

    BalasHapus
  27. Wah...pengaturan keuangan dari hasil ngeblognya boleh juga. Mantap, deh!
    Selama ini, saya gak pernah menuliskan pemasukan dari ngeblog dan dihabiskan buat apa aja. duuh...:(
    Insyaallah, mulai awal tahun ini, mau buat pencatatannya juga deh!

    BalasHapus
  28. Alhamdulillah hasil ngeblog bisa untuk traveling, tabungan, dan bisa untuk bantu kebutuhan orang tua juga.

    BalasHapus
  29. Masih nggak jelas nih pengelolaan uang hasil ngeblog. Suka-suka aja dibeliin ini itu ataupun disimpan aja di rekening :)) Harus mulai dipikirkan untuk membagi sesuai pos-posnya ya kayak dirimu ini.

    BalasHapus
  30. Kebanyakan untuk diri sendiri, karena udah ada jatah dari suami untuk keluarga dan orang tua. Tapi pernah juga dibagikan untuk keluargaku. Tapi yang penting udah dipotong dulu untuk sedekah

    BalasHapus
  31. Alhamdulillah banget mba, bisa beli sesuatu yg dipemgenin, bisa nabung juga, jalan jalan juga. Banyak alhamdulillah

    BalasHapus
  32. Uang hasil ngeblog aku itu buat beli produk kecantikan yang diincar, nanti buat jadi konten juga di blog hehe :D

    BalasHapus
  33. Aku ditabuuung buat jalan-jalan akhir tahun :D
    Rasanya seneng banget akhir tahun kemarin bisa eksplore Jogja dua hari dari hasil ngeblogku yang ditabung dikit-dikit.

    Sebenernya aku juga masih sering loss sih, Ka. Misal dapet transferan terus langsung buat jajan atau buat beli apaa gitu. Untungnya pas setengah tahun terakhir mulai rada eling :D.
    Untuk tahun ini bismillah, udah diniatin bikin catatan yang rapi dan rekening terpisah. Biar beneran ketahuan, sebenernya dalam setahun bisa dapet berapa sih? Gitu.

    Semoga berkah melimpah untuk kita yaaa. Aamiin :)

    BalasHapus
  34. Aku baru sekali dapat penghasilan dari ngeblog mba karena baru seriusin ngeblog di akhir tahun lalu. Sekarang sih masih di tabungan uangnya mba. Aku mau kumpulin biar hasilnya kelihatan.

    BalasHapus

Maaf ya teman-teman untuk sementara komentar saya moderasi. Selain banyaknya spam yang masuk, saya juga ingin membaca satu per satu komentar yang masuk dan bisa berkunjung balik ke blog teman-teman. Happy Blogging!