Jumat, 16 Agustus 2019

Seberapa Keren Sih Si Vivo S1?


Seberapa Keren Sih Si Vivo S1? - Aku juga belum tahu, betul. Soalnya aku belum pakai sendiri gawai yang satu ini. Bermodalkan gratis kuota 20 GB tengah malam dari provider kesayangan, kutonton sekaligus unduh tuh review Vivo S1 dari 12 youtuber yang jadi langgananku. Santai, nanti akan kutulis secara rinci di bawah, ya. Biar kamu juga tahu, seberapa keren sih si Vivo S1 ini? Kalau ngiler kemudian tertarik beli, itu bukan salahku lho, ya.


Tidak ujug-ujug aku ingin ngepoin Vivo S1 ini. Buat apa coba? Wong, gawai yang kupakai saat ini pun masih termasuk anyar, baru awal tahun lalu kugenggam.

Ssssssttttt....sini-sini, kubisikkan cerita yang sebenarnya, kok, aku sampai ngepoin Vivo S1.

Semua berawal dari pertanyaan bapakku.

"Kuwi HP ne apik ora? Aku pengen tuku kuwi. (HP itu bagus, tidak? Aku ingin beli itu)", kata bapakku sambil menunjuk TV yang sedang menayangkan iklan Vivo S1.

Jujur, saat mendengar ucapan bapakku, aku nahan ketawa. Lha ada angin apa kok tiba-tiba bapak mau ganti HP? Padahal berpuluh-puluh tahun lalu, ya, beliau bahagia sentosa dengan HP jadulnya yang tulat-tulit itu. Pernah kutawari untuk ganti HP layar sentuh, tidak mau. Lha ini? Gaya banget pengen beli HP keluaran baru dari Vivo.

"Isin aku, Ka. Lha bakul-bakul ning pasar kae do nganggo HP layar sentuh kabeh re. (Aku malu, Ka. Semua pedagang di pasar memakai HP layar sentuh)." curhat bapakku.

"Apa iya, pas aku ikut ke pasar, pas pulang dari Solo, kok, ya, lihat masih banyak yang pakai HP kayak bapak?!" sanggahku.

"HP ne ki loro, siji layar sentuh, siji koyok ngeneki. (HPnya dua, satu layar sentuh, satunya lagi kayak gini)," kata bapak sambil mengangkat HP jadulnya.

Oh, begitu. Jadi, bapakku juga pengen pakai HP dua. Yang satu HP tulat tulit, satunya lagi HP layar sentuh, biar nggak ketinggalan dari teman-temannya?

Ehm, mikir.
Ini manusiawi kan untuk bapakku yang berusia di atas 50 tahun?
Hihihi.

Obrolan kami berhenti sampai situ. Aku hanya mikir, jadi, bapak mau ganti HP cuma mau gaya-gayaan saja, kah? Belum tentu juga bisa pakai HP layar sentuh. Lha, selama ini, pakai HP tulit-tulit, ya, untuk telepon doang. Kalau pakai HP layar sentuh apa nggak malah kesulitan? Salah-salah, ntar malah kepencet sana-sini, hadeh.

Begitulah ceritanya sampai aku ngepoin Vivo S1 di Youtube bahkan langsung cus juga ke websitenya vivo club. Oiya, sedikit bocoran nih, ya, vivo club adalah komunitas smartphone android vivo yang sering melakukan forum diskusi pengguna vivo. Bahkan di website tersebut, nggak hanya sekadar orang-orang yang terkumpul untuk forum handphone android, kemudian ngomongin masalah seputar HPnya, misalnya ada masalah ini itu, ternyata oh ternyata, mereka juga sering mengadakan gathering kemudian berbagi ilmu, seperti yang baru-baru ini dilaksanakan adalah belajar bersama teknik fotografi yang ciamik dengan HP. Keren banget, ya. Nambah networking, iya, skill pun juga terasah.

Oke, balik ke Vivo S1.

Berbekal keinginan bapak, pun sebagai bentuk bakti kepada orangtua (ceileeehh), orangtua pengen tahu bagus apa nggak si Vivo S1, ya, kucari kenal deh gawai yang satu ini.

Ada nasihat lama yang menyebutkan bahwa tak kenal maka tak sayang. Kalau buatku sendiri, wong sudah kenal saja bisa jadi nggak sayang, kan, ya? Yuk ah, kita cari tahu dulu, seberapa keren sih si Vivo S1 ini? Siapa tahu bakalan jatuh cinta dan langsung klepek-klepek nggak mau pindah ke lain hati lagi. Siapa tahu juga ntar bapakku benar-benar kepincut.

Aku mulai yaaaaa...


Kemasan Dus-nya yang Beda


Foto by dhiar.com
Siapapun kalau membeli suatu barang, pasti yang pertama dilihat kan kemasan luarnya, ya. Sekalipun ada nasihat yang mengatakan, jangan menilai sesuatu dari kemasannya doang! Iya, sih, betul, tapi kalau tampilan luarnya saja sudah menggoda, kan, ya, rasa penasaran untuk menguliknya lebih jauh tentu akan muncul.

Nah, berbeda dengan gawai keluaran Vivo sebelumnya, kalau Vivo S1 ini kemasannya lebih minimalis. Kalau biasanya disertai dengan gambar gawai, kali ini hanya ada logo vivo, huruf S besar, dan gambar screen touch ID yang tampak lebih kece. Di bagian belakang kemasan ada keterangan fitur utama dan info lainnya.

Desain yang Memanjakan Kita



Buka kemasannya, ternyata Vivo S1 ini tampil dengan warna baru dengan gradasi yang kalau dipegang, dimiring-miringkan, akan memberikam kesan warna yang cantik.

Ada dua varian warna, yaitu cosmic green (terinspirasi dari refleksi cahaya di cosmos, gradasinya dari ungu ke hijauan) dan skyline blue (terinspirasi warna biru di langit, gradasinya ada biru muda, putih, dan pink). Warna tersebut menggunakan teknik pelapisan nano-ion yang menggabungkan antara fashion dan alam.

Yang menarik dari Vivo S1 lagi adalah logo Vivo di bagian belakang dengan kesan warna emas. Lapisan gawai yang satu ini kesannya seperti dari kaca tapi enak dipegang.

Selain itu, di Vivo S1 ini sudah dilengkapi dengan smart button yang ada di sebelah kiri. Dengan sekali klik, maka Google Assistant akan aktif, sedangkan untuk mengaktifkan Jovi Image Recognizer tinggal klik dua kali.

Apa itu Jovi Image Recognizer? Ini adalah fitur yang paling disukai emak-emak. Misal lihat tas di mall, kok lihat bagus tapi harganya nggak cocok, coba cari aja di online shop. Caranya, tinggal foto saja tas tersebut. Dengan fitur Jovi ini, maka kita akan terhubung dengan berbagai platform e-commerce. Santai, fitur ini mencakup lebih dari setengah miliar produk kok. Jadi, jangan khawatir kalau produk yang kamu cari bakalan nggak ada. Ehm, aktivitas belanja-belanja makin mudah, bukan? Betapa kita sangat dimanjakan oleh Vivo S1 ini.

Tidak sampai di situ saja kita dimanjakan sama Vivo S1, gawai ini juga dilengkapi dengan triple sim card. Jadi, kita bisa memasukkan dua sim card dan juga menambah memori untuk gawai ini.

Screen Touch IDnya Caem Abis





Kata Mbak Gadget dari Gadget Empire, "Ada kayak kilatan petir-petirnya gitu."

Saat tangan kita menyentuh screen touchnya, maka akan muncul kilatan petir di sekitar area tersebut. Aku juga baru kali ini sih lihat ada efek screen touch seperti itu. Emang caem abis, alias keren banget.

Kalau biasanya kita pakai layar kunci, sidik jari di bagian belakang HP, atau pengenalan wajah kan biasa, ya. Nah, di Vivo S1 ini cukup dengan pakai screen touch atau mau digabungkan dengan pengenalan wajah juga.

Santai, tingkat kecepatan membukanya layar juga cepet banget kok. Manteb, begitu kalau kata Bang David dari GadgetIn.


Layarnya Kayak Lapangan




Buat kamu yang suka main game, scrolling instagram online shop, atau bahkan ngetik di HP, Vivo S1 ini cocok banget. Layarnya lebar banget cuy, sampai 6.38". Masih berponi, dengan rasio layar 19,5:9 dan rasio bodi-ke-layar hingga 90%.

Vivo S1 ini juga dilengkapi dengan fitur Super Amoled Ultra All Screen yang menjadikan tampilan layar bak nyata. Kalau warna hitam yang sepperti warna hitam sebenarnya. Bukan lain di layar lain di kenyataan.

Bagi kamu yang suka mengandalkan jam  di HP, bersyukurlah kamu ketemu dengan Vivo S1 ini. Karena HP yang satu ini juga dilengkapi dengan fitur Always On Display. Itu artinya, tanggal, hari, sampai urusan jam akan selalu tampil di layar tapi tetap hemat daya baterai. Fitur Always On Display ini bisa juga diganti-ganti lho. Jadi, kita yang lihat nggak bosan dengan model itu-itu saja.

Selfiemu Bakal Memuaskan



Aku tidak munafik, ingin selalu kalau difoto tampil cantik dengan wajah yang bersih dari jerawat atau flek hitam. Kamu juga, kan? Tentunya ini membuktikan bahwa kamera HP yang bagus adalah idaman setiap orang.

Vivo S1 hadir dengan menawarkan 32MP AI Selfie Camera, dengan fitur  AI Face Beauty, AI Selfie Lighting, AR Stickers, AI Filter, dan lain sebagainya. Bagaimana dengan kamera belakangnya? Ada fitur AI Triple Rear Camera, ada yang 16MP, 8MP, dan 2MP. Selain itu, kamera pada HP ini dilengkapi dengan kamera sensor Sony IMX499. Maka, tak heran jika hasil jepretan kamera HP ini begitu jelas, akurat, presisi dan tampak jernih. Cantiknya lagi, kamera belakangnya ini dikemas dengan tepi kayak emas-emas gitu.

Aku penasaran banget sama kamera depannya. Secantik apakah diriku jadinya? Hihihi.


Nggak Usah Rempong Bawa Powerbank


inet.detik.com

Siapa yang ke mana-mana nggembol powerbank? Kalau menurutku sudah nggak zamannya sih. Soalnya HPku yang kupakai inipun baterainya sudah lumayan banget. Tapi, masih kalah kok sama Vivo S1 ini. Karena hasil ujicoba Bang Bewok dari Pricebook, dengan 4500 mAh, HP ini bisa tahan 5 jam lebih untuk main game PUBG, pun tanpa nge-lag. Untuk pemakaian normal bisa sampai satu setengah hari.

Baterainya habis? Kan tahan lama nih baterainya, pasti nge-charge-nya lama. Tidak. Karena sudah ada fitur Dual-Engine Fast Charging. Jadi, kamu yang nggak bisa jauh-jauh dari Vivo S1, nggak perlu khawatir.

Nah, itulah kerennya Vivo S1 yang memiliki 4GB untuk RAMnya dan ruang penyimpanan internalnya besar banget, 128 GB. Ya, nggak perlu lah ya pusing-pusing beli micro SD lagi.

Terus, setelah baca, nonton, kemudian mereview Vivo S1, apakah HP ini cocok untuk bapakku?

Tidak.

Ini terlalu bagus.

Bahkan, aku ada ide untuk tukar tambah ke bapakku. Bapakku tetap beli Vivo S1, tapi untukku dan bapakku pakai HPku yang sekarang saja. Hahaha.

Baiklah, sekarang akan kupikirkan caraul untuk membujuk bapakku.

Kamu, kalau mau tahu lebih tentang Vivo S1 ini, langsung saja mampir ke laman sosial medianya berikut ini.

Instagram: vivoclub_indonesia
Facebook Fan Page: Vivo Club Indonesia
Youtube Channel: Vivo Club Indonesia
Forum: vivoclub.id

Soal harga? Langsung kepoin ke online shop favorit kamu, ya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Maaf ya teman-teman untuk sementara komentar saya moderasi. Selain banyaknya spam yang masuk, saya juga ingin membaca satu per satu komentar yang masuk dan bisa berkunjung balik ke blog teman-teman. Happy Blogging!