Kamis, 04 Juli 2019

Perempuan Tangguh di My Secret, Terrius


Alhamdulillah, kelar nyuci piring, terus tiba-tiba pengen pemanasan nulis nih. Masih ogah-ogahan buka draft blog yang menumpuk, nulisnya di sini saja kali ya.


Tulisan ini adalah kumpulan status WhatsApp ku. Ternyata enak juga ya. Habisnya aku nyaman kalau nulis status. Dan ini manjur banget untuk membangkitkan mood menulisku setelah absen menulis di blog ini. Lihat saja, berapa tulisan yang kuhasilkan bulan kemarin? Mengenaskan banget. Ini juga ada banyak draft yang tidak selesai-selesai. Salah satunya draft tulisan lomba juga. Huft.

Ehm, aku pengen cerita tentang 'value' yang kudapat setelah nonton drakor My Secret, Terrius.

Hahaha. Jangan heran, aku juga suka kok nonton drakor! Tapi, ya tetap kubatasi. Awalnya aku dulu mikir orang yang punya kebiasaan nonton drakor tuh buang-buang waktu doang. Lha sekarang aku sendiri juga nonton drakor. Hahaha.

Ojo moyoki, mundak nemplok. Jangan meledek, nanti kamu juga kayak gitu.

Nonton drakor pas weekend, atau lagi liburan gini, its OK. Kalau pas kerjaan menumpuk, jangan sekali-kali buka aplikasi IFLIX, VIU, KLIK FILM, dkk. Dijamin bakalan nyeseeeel.

Lha nonton drakor itu nagih lho. Sumpah. Satu episode kelar, penasaran, klik lagi, nonton lagi, tahu-tahu sudah tengah malam. Nyesel? Rasakno dewe.

Jadi, kusarankan, nonton drakor pas weekend saja, tak papa. Kalau aku nih, pas mau nonton download tuh aplikasinya. Aku paling suka pakai IFLIX.  Kualitas gambar dan suaranya paling TOP. Tapi, termasuk boros juga sih. Kalau sudah kelar full pol mentok (misal 32 episode), yo tak hapus aplikasinya. Berhasil. Berhasil nggak pengen nonton lagi. Sampai ketemu di weekend berikutnya. Hihihi.

Balik lagi soal drakor My Secret, Terrius. Oiya, judul lainnya tuh Terius Behind Me.

Film ini tuh gak ada bagian 'uhuk-uhuk'nya. Adanya tembak-tembak-an, tapi pakai pistol beneran. Hahaha.

Inti ceritanya sih tentang mata-mata negara. Aku sukaaaaa genre kayak ginian. Rak ketang (meskipun) sepanjang nonton jantungku deg-deg-an banget. Pokoke tegang maksimal.



Terus, yang paling nendang banget di film ini itu tokoh perempuannya, GO AE RIN, namanya.

GO AE RIN ini (awalnya) adalah ibu rumah tangga biasa. Ngurus anaknya yang kembar, usia TK.

Suaminya seorang penulis. Kemudian dibunuh karena jadi saksi mata meninggalnya salah satu orang penggede negeri.

Otomatis lah ya ditinggal suami, Ae Rin harus berjuang mobat-mabit (kerja keras) untuk menghidupi anaknya.

Bisakah Ae Rin berjuang? Lha wong cuma ibu rumah tangga.

Bisa Gaes, bisa!

Bahkan Ae Rin keterlaluan cerdas dan tangguh. Serba bisa. Padahal ya hanya ibu rumah tangga lho.

Awalnya, dia kesulitan mendapat pekerjaan karena statusnya sebagai ibu beranak. Tapi, karena status suaminya yang sebagai korban pembunuhan, pelakunya justru mempekerjakannya.

Bersama kesulitan ada kemudahan, bukan? Tapi, kalau boleh memilih, nggak mau lah ya suaminya meninggal secara mendadak, tak bersalah pula.

Mulai dari sekretaris, penjaga outlet tas, mata-mata, sampai jadi barista dilakukan.

Kurang strong piye meneh coba? Kadang, keadaan kepepet tuh justru membuat kita untuk mau nggak mau kudu survive ya. Ora kerjo ora mangan (Nggak kerja nggak makan). Jiwa kreatifnya keluar semua. Hahaha.

Nah, dari Go Ae Rin, aku belajar tentang mimpi (baik mimpi jangka pendek atau panjang). Kita, perempuan, apalagi ibu-ibu, meskipun pekerjaannya nggak akan ada habisnya, ingat satu hal, kita nggak boleh nggak punya mimpi walau sudah jadi seorang Ibu.

Kita juga harus jadi perempuan yang mandiri, tangguh, dan tentunya cerdas di setiap saat.

Kalau saat ini mimpi itu belum bisa kita raih, jangan kubur mimpi itu! Pupuk terus, sekalipun dalam diam. Percayalah suatu saat nanti mimpi itu akan terwujud.

Oiya, di drama korea ini, Go Ae Rin ini adalah perempuan dari keluarga nelayan yang kemudian merantau ke Seoul. Sepertinya dia anak tunggal, wong nggak ada saudara yang dimunculkan. Tapi, sumpah, dia patut jadi panutanku banget banget. Aku yang juga anak tunggal percaya kalau anak tunggal kuwi ora tidak (semua) manja. Bahkan, seringkali orangtua mendidik kami (terutama perempuan) agar serba bisa. Ojo njagake wong. Jangan bergantung kepada orang lain.

Terus, pas Ae Rin latihan nyetir mobil, lha mobile nganggur nganti bobrok ora dipakai (mobil suaminya rusak karena tidak dipakai), aku envy, pengen juga latihan nyetir.

Pas nembung (izin) bapak, komentarnya langsung, "Apeh lahpo (mau ngapain) latihan nyetir barang (juga)?"

Lah mosok aku kudu jawab (apa iya aku harus jawab), "Aku pengen koyok (seperti) Go Ae Rin, Bapak. Hahaha."

Aku pengen jadi anak (tunggal) bapak yang bisa diandalkan. Embuh kapan? Saiki (sekarang), jelas, durung iso diandalke babar blas (belum bisa diandalkan sama sekali).

Hahaha.
Sudah, sudah, ini tukang ngereview drama korea abal-abal banget ya. Endingnya malah curhat. Maafkan 🙏

My Secret, Terrius ini rekomended banget untuk ditonton. Tentang Kim Bon, tetangga Go Ae Rin, nggak aku bahas. Soalnya sing nyantol banget di film ini ya sosok Go Ae Rin.


Kamu, kamu, kamu, sudah nonton drama korea yang satu ini? Tokoh mana yang paling nyantol di hati kamu?

16 komentar:

  1. Saya tidak pernah nonton drama Korea. Jadi bingung ditanya tokoh mana yg nyantol. Baru tahu kisah ini pun ya baca disini. Héhéhé...

    Pelajaran hidup itu memang bisa kita dapat darimana saja, termasuk sampah. Apalagi tokoh tangguh dalam drama di atas. Pasti banyak karakter yang diidolakan penontonnya.

    BalasHapus
  2. Wah Mbaaa aku kemekelen baca review ini. Banyak boso Jowo-ne, jadi koyok ngomong ambek bolo plek, hihihi.
    Aku blum nonton DraKor yg ini sih.
    Sejauh ini, drakor yg bikin aku ketagihan baru SKY Castle aja :D
    --bukanbocahbiasa(dot)com--

    BalasHapus
  3. Setuju sekali bahwa setiap orang perlu punya mimpi. Jangan sepelekan mimpi. Seringkali, hal2 besar berawal dari sepenggal mimpi 🙂

    BalasHapus
  4. Hihihi sepakat mba. Tokoh aerin bener bener tangguh. Aku ikut senyum miris pas adegan dua anaknya ngerusakin cake di toko kue, jadi kudu dibeli empat loyang dan mereka harus menghabiskan kuenya buat makan pagi sampe maleem selama berhari hari 😃

    BalasHapus
  5. Beberapa teman aku yang suka drama korea, merekomendasinya film my secret ini untuk di tonton, dan ternyata memang banyak value yang didapat ya dari film ini, jadi penasaran mau nonton juga.. kerena sampai sekarang belum pernah nonton film my secret ini

    BalasHapus
  6. Aku tahan nonton terius karena so ji sub 😂 salut sih sama kemauan si go ae rin kerja demi anak2.

    Tp kadang bikin keki juga sama serba pengen taunya. Ghahaha

    BalasHapus
  7. belum pernah mbak, saya baru nonton yang Sky castle aja hehe suka dengan quotenya, meski sudah jadi ibu tetap harus punya mimpi

    BalasHapus
  8. Nonton Drakor harus menyesuaikan waktunya ya mbak hehehe supaya kerjaan rumah tak terbengkalai hehehe..... Ceritanya sarat makna ya mbak, bisa dijadikan pelajaran hidup. Bahwa kita jangan pernah mengabaikan mimpi....mimpi bisa jadi sesuatu yang menyenangkan...

    BalasHapus
  9. Salah satu drakor favoritku dan sukses bikin baper,, walau pun ga ada adegan kiss kiss ,, dan nonton ini buat saya berharap pengen banget punya suami kaya babang Terius heuheu.

    BalasHapus
  10. Hahahaa, iya kadang aku pernah bikin status terus kuhapus, tapi rasa kepingin nulis tuh ada. Salah satu jalan pernah tuh, nulis terus di SS, habis itu dihapus dan SS nya kan masih ada, jadi pelampiasan saja untuk nulis. Aku termasuk yang jarang bahkan tidak pernah nonton drakor, bukan karena bakal buang waktu, tapi emang kadang mendingan tidur atau usel uselan gitu sama anak-anak. Mungkin nanti kali ya, aku bisa enjoy sampai cari drakor gitu.

    BalasHapus
  11. Hore, aku udah bisa maraton drakor lagi, thx buat reviewnya mba. Jadi kepengen nonton

    BalasHapus
  12. Huhu belum nonton
    Baru masuk wishlist karena sekarang nonton Search:WWW dulu hehe setelah sedih dengan ending Voice 3

    BalasHapus
  13. Terius ini masuk daftar deakor yg mau aku tonton sih. Belum sempat nonton. Penasaran

    BalasHapus
  14. Aku enggak pernah nonton drakor nih. Suka aja baca review temen2. Sosok perempuan tangguh memang selalu menginspirasi ya kalau dijadikan cerita drama begini.

    BalasHapus
  15. Udah nonton juga My Secret Terius. Suka dengan aktingnya So Ji Sub yang serius tapi kadang lucu juga. Sementara karakter Go Ae Rin juga keren, single parent yang tangguh dan cerdas banget. Ini salah satu kdrama yang langsung jadi favorit aku

    BalasHapus
  16. belom pernah nonton ini Mba, tp jadi penasarn sama penasaran go ae rin nya. Kirain terius ini cerita tentang mafia2 gt Mba :)

    BalasHapus

Maaf ya teman-teman untuk sementara komentar saya moderasi. Selain banyaknya spam yang masuk, saya juga ingin membaca satu per satu komentar yang masuk dan bisa berkunjung balik ke blog teman-teman. Happy Blogging!