Sunday, 21 February 2016

7 Cara Mengatasi Pilek pada Bayi

Assalamualaikum.

7 Cara Mengatasi Pilek pada Bayi. Kata orang sepuh, “Jangan minum es atau air es nanti bayimu pilek.” Nyatanya saya nggak pernah minum es atau air es ya Ghifa kena pilek. Terus kata tetangga, “Ini gara-gara semalem ada kucing yang ngeong-ngeong nih. Makanya pada pilek” Atau yang ini, datang-datang langsung nge-judge, “Itu ibunya kebanyakan minum es makanya anaknya pilek.” Saya hanya nyengir saja.

7 cara mengatasi pilek pada bayi

Terlepas dari segala pendapat orang, pada kenyataannya cuaca akhir-akhir ini lagi nggak tentu. Dua hari hujan berturut-turut, sehari panas, nanti hujan lagi selama beberapa hari. Jadi, kalau Ghifa, bayi tetangga, ada juga orang tua (tetangga) terkena pilek secara bersamaan ya wajar. Bisa jadi saat itu badannya sedang nggak fit makanya mudah tertular virus influenza.
Kalau orang tua pilek, istirahat yang cukup, perbanyak minum air putih, terus minum obat sembuh. Nah kalau bayi? Adanya rewel banget. Apalagi kalau pas malam hari. Hidungnya tersumbat dan itu membuatnya sulit untuk bernafas. Ghifa kalau mau tidur rewel banget. Hidungnya dikucek mulu. Saya lihatnya kasihan banget. Kalau pas terjaga juga gitu, hidungnya dikucek mulu.

Sebagai seorang ibu, saya tak mau diam saja dong. Dengan berpedoman, Ghifa masih 5 bulan sayang banget kalau harus minum obat, saya tak membawa Ghifa ke dokter dulu. Saya menerapkan beberapa cara untuk mengatasi pilek Ghifa. Apa saja caranya?


1.Membuat larutan minyak kayu putih atau minyak telon
Membuat larutan minyak kayu putih atau minyak telon ini sering saya lakukan saat malam hari ketika Ghifa sangat rewel. Kenapa kok hanya malam hari? Karena saat malam hari suhu lingkungan semakin dingin, badan ikutan merasa dingin, sehingga hidung jadi makin tersumbat. Kalau siang mah Ghifa stay cool.

Berikut cara membuat larutan minyak kayu putih atau minyak telon.
  • Siapkan gelas atau ember kecil isi dengan air hangat secukupnya
  • Tuangkan minyak kayu putih atau telon secukupnya hingga tercium aromanya
  • Taruhlah gelas atau ember di bawah posisi hidung bayi. Jangan lupa sesekali digerakkan agar udara yang masuk tidak terlalu panas untuk paru-paru bayi.
Seringnya, dengan cara ini Ghifa lebih mudah terlelap tidurnya.

2.Tidur dengan posisi kepala lebih tinggi
Semenjak bisa miring sendiri, kalau tidur Ghifa sering nggak pakai bantal. Dia sering kesulitan setiap kali mau nenen. Tapi saat terkena pilek saran pertama dari dokter, "Kalau tidur posisi kepala Ghifa harus lebih tinggi dari badannya ya."

Trik yang saya lakukan adalah memilih tetap nenenin tanpa bantal. Nanti setelah Ghifa tertidur pulas baru deh saya angkat dan menopangkan kepalanya di atas bantal.

3.Oleskan minyak telon ke beberapa bagian tubuh bayi
Agar Ghifa lebih nyenyak lagi tidurnya, setelah saya melakukan cara nomor 2, saya akan mengoleskan minyak telon ke beberapa bagian tubuhnya. Seperti, dada, punggung, tengkuk, batang hidung, dan kening. Biasanya saat saya terjaga di tengah malam pun saya lakukan hal itu. Kasihan kan kalau tengah malam harus rewel kucek-kucek hidung lagi.

Oya, sebelum menggunakan cara di atas, saya juga pernah menggunakan balsem khusus bayi, sebutlah Transpulmin BB, ukurannya kecil tapi harganya cukup mahal. Balsem itu dioleskan di dada dan di punggung saat tidur. Memang Ghifa langsung pules, saat rasa hangatnya sudah berkurang dia rewel lagi. Akan tetapi, banyak juga bayi yang cocok menggunakan balsam tersebut.

4.Mengurangi penggunaan kipas angin atau AC
Semenjak masih bayi Ghifa itu doyan banget sama kipas angin. Kalau tidur kipas angin harus tetap nyala. Saya dan abinya yang nggak kuat, dingiiinn. Tapi mau bagaimana lagi daripada rewel dan nggak mau tidur?

Selama kena pilek, saya pikir kan tidak usah menyalakan kipas angin saat tidur. Karena takutnya udara dingin yang ditimbulkan akan membuat hidungnya semakin tersumbat. Eh ternyata Ghifa malah rewel. Ya sudah kipas angin tetap saya nyalakan tapi dengan kecepatan yang dikurangi. Begitu juga dengan penggunaan AC. Kalau Anda menggunakan AC di rumah, akan lebih baik lagi kalau AC dimatikan atau dikurangi tingkat dinginnya untuk sementara waktu.

5.Dijemur pada pagi hari
Obat paling murah bagi bayi ya dengan cara dijemur. Napas bayi grok-grok solusinya dijemur, sama, pilek juga. Untuk bayi yang sudah bisa tengkurap seperti Ghifa gampang banget. Tengkurepin (jangan lupa sediakan mainan kesukaannya ya) di tempat yang terkena matahari. Karena terkena paparan matahari tubuh mengalami pembakaran, sejurus dengan hal itu ingus yang menyumbat hidung pun akan ikutan meleleh karena terkena panas. Dijamin ingus akan kelur dengan sendirinya.

Baca jugaNafas (Bayi) Ghifa Grok Grok

Kalau ingus nggak keluar? Jangan khawatir, ingus bisa keluar melalui bersin-bersin juga lho. Jadi, kalau bayi sering bersin jangan khawatir ya.

6. Perbanyak ASI
Saat terkena pilek, Ghifa itu bawaannya mau nenen mulu. Baik ASI maupun ASIP. Bayi Anda juga? Tak masalah. Itu justru bagus. Pernah dengar kan kalau ASI itu obat mujarab segala penyakit bagi bayi?

Berikan ASI sebanyak mungkin semau bayi. Perhatikan pula posisi bayi saat nenen. Jangan sampai hidungnya tertutup payudara kita. Nanti dia akan semakin sulit bernapas. Pernah Ghifa mengalaminya, sampai-sampi ASInya dimuntahkan semua karena hendak bernapas melalui mulut.

Kalau bayi tidak mau nenen? Konsultasikan ke dokter segera.

7. Tiga hari tak sembuh bawa ke dokter
6 cara di atas sudah dicoba semua tapi bayi masih saja pilek atau bahkan pileknya makin parah? Atau pileknya sudah 3 hari lebih nggak ada perubahan buruan pergi ke dokter. Oya, tips dari saya, misal diberi obat dan harus diminum oleh bayi jangan lupa untuk menanyakan tata caranya, harus makan terlebih dahulu atau tidak? Kalau belum makan solusinya apa? Efek samping obatnya apa? Karena ada juga lho obat pilek yang justru mengakibatkan bayi tidak bisa tidur.

Itulah 7 Cara Mengatasi Pilek pada Bayi ala saya. Selamat mencoba ya, atau mungkin ada yang punya cara lain boleh juga lho dishare di kolom komentar. Oya, saat bayi kita sakit tentunya waktu istirahat kita juga jadi berkurang ya. Yang sabar ya? Kita tak pernah sendirian kok. Ingat selalu untuk tetap kuat. Semoga bayi kita selalu diberi kesehatan, begitu juga dengan kita, dan keluarga yang lainnya. 

19 comments:

  1. paling ampuh di jemur pagi hari ya mbak tapi skrng musim hujan susah juga heheheh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Setuju Mbak! Musim hujan itu memang harus diwaspadai.

      Delete
  2. aku seringnya mengoleskan vicks vaporub di dada, punggung dan hidung kalo anak-anak lagi pilek ato flu...lumayan membantu sih..
    kalo seusia Ghifa pake tresnojoyo ampuh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tresnojoyo itu semacam minyak telon ya Mbak? Makasih mbak infonya.

      Delete
  3. Punya 3 anak, saya malah baru tau larutan telon. Kalo Transpulmin, saya juga pake.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya baca tips tersebut di the urban mama Mbak. Saat saya praktikkan sih alhamdulillah lumayan membantu. Tapi kalau menurut bidan saya nggak boleh.

      Delete
  4. susahnya kalau gak pake kipas panas, kalau pake iya dingin jadi flu sama batuk *emak galau*

    ReplyDelete
  5. transpulmin andalan aku juga waktu anak2 bayi

    ReplyDelete
  6. kalau dulu mbaku itu suka oles2in bawang merah di jidat anaknya mba dan manjur *duh bahasane kok jidat* maapkeun hehehe...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Awas jidatnya *loh* Thanks mbak untuk sharing tipsnya.

      Delete
  7. aku baru dneger yang tranpulmin mbak,,,makasih ya mbak infonya,semoga ghifa sehat selalu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya tahunya dari inet mbak. Di apotek sini juga jarang yg punya.
      Aamiin terima kasih mbak.

      Delete
  8. aku suka kocrotin minyak kayu putih di area bantal dekat bayiku tidur.. yg lainnya setuju banget tipsnya :-)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Oh ya tips ini juga masuk harusnya. Duh kelewatan. Paa ghifa grok2 tips ini sangat manjur mbak. Terima kasih sudah diingatkan.

      Delete
  9. kebetulan baru lahiran... jd aku bookmark dulu in case babyku pilek ntr :)

    ReplyDelete
  10. Pas banget, Baby lagi batpil, kemarin yang dikasih info sama rahmi+makdew soal poin2 di atas, hehe.

    ReplyDelete

Maaf ya teman-teman untuk sementara komentar saya moderasi. Selain banyaknya spam yang masuk, saya juga ingin membaca satu per satu komentar yang masuk dan bisa berkunjung balik ke blog teman-teman. Happy Blogging!