Mau cari apa di blog Diyanika?

Monday, 24 September 2018

Cara Mudah Menemukan Niche Blog


*Tulisan ini dipersembahkan untuk bloger yang sudah lama ngeblog, tapi belum menemukan niche blog yang ‘gue banget’.*

“Kalau kamu kesulitan menemukan niche blog kamu, coba lihat di dasbor, artikel apa yang paling banyak dicari pengunjung?”

Aku lupa baca pernyataan itu di mana. Akan tetapi, karena pernyataan itu, aku jadi mikir, kenapa tidak dari dulu sadar akan hal ini?

Friday, 21 September 2018

30 Hari Produktif Menulis Buku dengan ASUS X555


“Guru yang kadaluarsa adalah guru yang berbicara. Sedang guru yang sesungguhnya, adalah guru yang mampu mentransformasikan ilmunya. Akan tetapi, guru yang luar biasa dan dapat diharapkan untuk memaju-hebatkan negeri ini, adalah guru yang berhasil menebarkan inspirasi. Dengan karyanya, dengan keteladanannya.”

Lenang Manggala,
Founder Gerakan Menulis Buku Indonesia


Guru mana yang tidak ingin seperti pernyataan Lenang Manggala di atas? Membaca kata demi kata di atas saja sudah membuatku merinding. Aku ingin menjadi guru seperti itu. Sebenarnya banyak cara yang bisa kulakukan. Salah satunya adalah dengan menulis buku.

Sudah hampir delapan tahun aku terjun di dunia bloger. Kegiatan menulis sudah tidak asing lagi untukku. Menulis adalah makanan harianku. Tapi, kenapa belum menulis buku juga?

Sejujurnya, semenjak menjadi guru (empat tahun lalu) aku memiliki keinginan untuk menulis buku. Berkomunitas dengan bloger yang sekaligus berprofesi sebagai penulis sudah kulakukan. Tapi, tidak tahu kenapa, aku masih bingung harus mulai dari mana?

Insya Allah, bisa!

Tuesday, 18 September 2018

Terbaru 2018, Pengalamanku Meng-upgrade Kartu IM3 3G Menjadi 4G di Gerai Indosat


Pagi tadi, aku ke kampus untuk mengurus beberapa berkas persiapan CPNS. Berangkat dari rumah sekitar pukul 07.30 dan urusan kelar sekitar pukul 09.00. Melihat jam kok rasanya sayang ya kalau langsung pulang. Telanjur izin juga. Aku pun memutuskan untuk cuci mata sekaligus bernostalgia masa-masa kuliah di Kudus.


Kulajukan motorku pelan. Tengok kanan, kiri, sesekali berdecak kagum.

“Sudah banyak yang berubah.”

Sampai di daerah DPRD Kudus, mataku tertarik dengan baliho berwarna kuning dan merah cerah. Oiya, kenapa aku nggak sekalian mengurus upgrade kartu IM3 3G menjadi 4G di Gerai Indosat? Kuputar arah motorku menuju daerah sekitar pusat perbelanjaan Matahari.

Kenapa harus diupgrade?

Tuesday, 21 August 2018

Ayo Dukung Merokok Bukan Sebagai Lifestyle dan Kelompok Rentan Lebih Sehat dengan #RokokHarusMahal




Membaca kalimat di atas, tentu sangat mengerikan. Iya, bagi kita yang tidak merokok. Kalau yang sudah terbiasa merokok, ya, beda lagi. Tak peduli. Begitu kesan yang mereka tunjukkan.

Ada juga yang tidak merokok, perempuan, berpendidikan tinggi pula, tapi, kalau lihat campaign #RokokHarusMahal meragukan keberhasilannya. Ini terbukti dan kualami sendiri saat aku men-share link tulisanku tentang #rokok50ribu dalam rangka mendukung program radio Ruang Publik KBR beberapa bulan lalu di facebook (setelah kucek lagi komentarnya ternyata sudah dihapus).

Tuesday, 7 August 2018

Mengembalikan Mood Saat Pekerjaan Menumpuk dengan Colour to Life dari Faber Castell



Itu statusku di WhatsApp Kamis lalu (2/8) dan kamu tahu apa komentar teman-teman yang melihat statusku itu?

“Sabar, Mbak.”
“Hahahaha……sabar.” 
“Sabar, Buuuukkkk.”

Bukan, bukan. Aku nggak ngeluh lho itu. Aku hanya menuliskan ‘noise’ yang ada dalam otakku agar aku tidak stres. Karena aku merasa terganggu banget dengan keadaan tersebut. Saat itu moodku porak-poranda dan aku ingin cepat move on agar bisa mengerjakan tugas yang sudah menunggu di depan mata. Nggak ada waktu untuk bermelow-melow ria. Lagian ya kalau aku nggak sabar, aku sudah resign jadi guru dari dulu. Hihihi. Tapi, ternyata, persepsi orang?

Berkali-kali kubaca ulang statusku di atas, nggak salah juga sih ya kalau mereka berpikiran kalau aku sedang ngeluh. Sedihku adalah ternyata aku ini menyebar tulisan yang bisa jadi memberikan aura negatif kepada orang lain. Duh, duh, duh. Maaf.

Kulupakan tentang status dan WA dari teman-temanku di atas. Kupandangi meja kerja yang penuh dengan buku tabungan anak-anak, buku tugas mereka yang menanti dinilai, administrasiku sebagai guru yang harus diselesaikan, belum lagi menyiapkan pembelajaran esok hari, padahal hari sudah lewat waktu dzuhur. Ditambah tugas sekolah yang akan akreditasi. Huh, hah. Hatiku rasanya kemrungsung banget.

Mejaku yang amburadul
Aku berdiam diri. Kuletakkan kepala di atas meja. Kuhembuskan napas panjang berkali-kali. Mataku memandang origami burung yang melayang-layang di atas langit-langit kelas. Pikiranku hanya satu, “Bagaimana caranya biar moodku bisa balik lagi?”

Monday, 23 July 2018

Si Jago Kandang juga Bisa Jadi Anak Cerdas


Si Jago Kandang juga Bisa Jadi Anak Cerdas – September nanti, usia Kak Ghifa akan menginjak tiga tahun. Secara keseluruhan dia tumbuh seperti anak seumurannya. Tapi, ada satu hal yang sampai sekarang ini masih jadi perhatian khusus untukku dan abinya. Yaitu, menyikapi ‘jago kandang’-nya agar tidak terbawa sampai dia masuk sekolah nanti. Karena kita tahu, salah satu modal utama untuk jadi #AnakCerdasItu harus berani 'tampil' di masyarakat. Kami takut kalau ‘jago kandang'—nya itu akan membuat langkahnya terbatas ketika mengeksplor lingkungan sekitarnya. Apa yang kami lakukan dan adakah perkembangan yang signifikan?

Saturday, 21 July 2018

Villa di Jogja, Pilihan Tempatku Menginap Bersama Keluarga


Villa di Jogja, Pilihan Tempatku Menginap Bersama Keluarga – Selama ini saat liburan ke Jogja, aku tak pernah menginap walau hanya semalam. Berangkat pagi, pulang ya pagi lagi. Badan rasanya seperti remuk redam. Setelah itu semua masuk angin. Hahaha. Ingin rasanya, sesekali ke sana lagi bersama abi dan Kak Ghifa, kemudian menginap di villa untuk menikmati sensasi bermalam di kota yang legendaris ini.

villa di Jogja
www.alodiatour.com

Sebenarnya keinginan untuk bermalam di Jogja itu adalah tagihanku kepada abi. Dulu, sebelum menikah, aku sudah pernah minta sama abi untuk traveling berdua sebagai hadiah pernikahan kami. Akan tetapi, karena saking tokcernya, ternyata aku langsung positif hamil. Jelas, ibuku melarang untuk bepergian jauh. Alhasil, sampai Kakak mau tiga tahun, keinginan itu belum kesampaian juga.

Sunday, 15 July 2018

Hampir Drop Out, Pemuda Asli Kudus ini Malah Menulis Novel Menara Cinta


Hampir Drop Out, Pemuda Asli Kudus ini Malah Menulis Novel Menara Cinta - Yaah, hampir mirip cerita hidup tokoh terkenal, sebutlah Bill Gates, Oprah Winfrey, Mark Zuckerberg, atau Walt Disney, mereka drop out, tapi, jadi apa sekarang? Terancam drop out (walau kuliah di universitas swastapemuda asli Kudus ini malah menulis novel Menara Cinta. Kenapa sampai terancam drop out? Bagaimana bisa menghasilkan sebuah novel Menara Cinta yang begitu menginspirasi?

Novel menara cinta

Dia adalah Danar Ulil Husnugraha. Teman sekelasku saat menempuh pendidikan S1 PGSD, di Universitas Muria Kudus. Kalau sedikit mengingat memori zaman kuliah dulu, Pak Ulil, begitu aku memanggilnya, menurutku dia adalah pemuda yang misterius.

Kok bisa? 

Pak Ulil itu pendiam. Tapi, sekali bicara langsung membuat yang mendengar heran. Gak cucuk (nggak sesuai) sama tampangnya, begitu pikirku. Penampilannya klimis, rapi, celana kain membersamai (meskipun dulu pernah boleh pakai jins untuk mahasiswa fakultas keguruan), sepatu pantofel yang selalu bisa bikin ngaca. Saat digosipin sama teman sekelas, responnya sama, cuma senyum-senyum saja. Hahaha. Oiya, satu lagi, dia terkenal sebagai mahasiswa yang suka telat masuk kelas.

Tuesday, 10 July 2018

Mengoreksi LJK Lebih Cepat dan Akurat dengan Scanner Brother Ads 3000N


“Bu, pak guru kelas enam ke mana ya? Kok siswanya pada di luar. Ganggu kelas lain nih.”

“Tadi sih izin ke UPTD, Mbak. Mau koreksi tryout siswa. Biasanya sebelum pergi dikasih tugas dulu lho!?”

Saat kutanya ke siswa kelas enam yang main di depan kelasku,

“Sudah selesai kok, Bu. Ya tinggal main. Bosan di dalam kelas terus.”
LJK dan scanner

***

Friday, 6 July 2018

Mengisi Liburan Sekolah dengan Belajar Cara Menulis Artikel SEO untuk Bloger

Cara menulis artikel SEO-Nulis ya nulis saja, kenapa harus menulis artikel SEO? Coba deh baca cara menulis artikel SEO untuk bloger ini dulu. Siapa tahu setelah ini kamu bakalan ketagihan?

Biasanya aku kalau nulis ya tinggal nulis saja. Nggak ada tuh riset keyword dulu. Akan tetapi, setelah mendengar keterangan dari Mas Nico Kisnandar tentang cara menulis artikel SEO, wah, harus diubah nih kebiasaan tersebut. Demi apa coba? Ya, demi apa yang kutulis sampai kepada mereka yang mencari informasi. Terpenting lagi demi blogku bisa diperhitungkan keberadaannya.

cara menulis artikel SEO
Suasana saat Mas Nico sedang beraksi dengan ilmu SEO-nya.

Monday, 2 July 2018

Menantu yang Bermasalah


Lebaranku kali ini rasanya nano-nano banget. Dan akan jadi lebaran yang tak akan pernah terlupakan. Kenapa? Karena ada salah satu kenyataan mengenaskan yaitu tentang cerita tanteku (adik bungsu ibu) yang minggat dari rumah sejak sehari sebelum lebaran.

Tak bisa kubayangkan, saat semua orang berkumpul dengan keluarga besar, tante dan suaminya malah minggat dari rumah. Hatiku ngenes.

Saturday, 30 June 2018

Bu, Jangan Lupa Dokumentasikan Tumbuh Kembang Si Kecil Lewat Album Photobook!


Ada nggak sih yang sepertiku, dulu saat si kecil masih bayi lebih sibuk menikmati tumbuh kembangnya secara langsung dan tidak rajin mendokumentasikannya lewat kamera HP?

“Ibu nih ya, kalau jadi mom di zaman now, pasti HP penuh dengan foto kamu.” Sindir ibuku yang tak kuindahkan.

Baru deh sekarang, saat Kak Ghifa sudah mau 3 tahun, aku tersadar, ternyata di HP dan notebookku tak banyak foto Kakak yang tersimpan. Coba cek di HP kamu, ada berapa banyak foto si kecil? Menggenapi angka 200 foto saja susah kulakukan.

Sunday, 24 June 2018

Menyikapi Kabar Buruk Agar #JadiBaik


“Ka, ban bapak bocor....tut...tut...tut...” telepon terputus.

Kutelepon balik, ah, pulsaku habis juga.


Kucari HP ibu. Ternyata ada 3 missed calls dari bapak. Kucari nomor bapak di sana.

“Maaf, pulsa Anda tidak cukup untuk...”

Darahku melesat naik. Kubayangkan keranjang bapak penuh dengan muatan, kemudian beliau tergopoh-gopoh menuntun motor dengan keadaan ban yang kempes.

Bagaimana kalau bengkel pada tutup semua?
Bagaimana kalau tiba-tiba ada begal?

Sunday, 17 June 2018

Belajar Membuat Konten Blog Berkualitas dari Bloger Idolaku


“Di tahun 2018 ini aku ikut 13 lomba menulis di blog, alhamdulillah 3 diantaranya mendapatkan hasil alias menang. Senang? Pasti. Saat kalah, apakah aku mutung? Tidak. Mungkin karena sudah sering kalah kali ya? Atau aku yang nggak punya malu? Kalah mulu tapi ikutan mulu juga. Hahaha.”
***
konten blog berkualitas

Wednesday, 13 June 2018

Kaitan Antara Kemiskinan, Rokok Harus Mahal, dan Capaian SDGs


Saat membaca judul tulisan ini, pertanyaanku adalah, kamu sudah tahu apa itu SDGs? Kalau belum tahu berarti sama denganku. Saat pertama lihat pengumuman tema ini di instagram @kbr.id, aku buru-buru searching di internet. Ternyata, SDGs itu adalah sebagai berikut.

Sumber dari wikipedia

Tuesday, 12 June 2018

Resep Nugget Penyet Kemangi


Bismillah, selamat makan

Ramadan kali ini banyak sekali yang berbeda dengan ramadan tahun lalu. Salah satunya kegiatan di sekolah. Karena tahun ini kelasku memakai kurikulum 2013, alhamdulillah sepanjang ramadan selalu kerja ekstra sampai urusan mengerjakan rapot pun butuh kerja yang sangat luar biasa. Hampir setiap hari aku hanya tidur 2-3 jam saja. Aku beruntung sekali memiliki suami yang selalu mendukung kegiatanku. Sebagai bentuk terima kasih, aku selalu berusaha tetap melaksanakan tugas utamaku, yaitu memasak untuknya sekalipun pekerjaan selalu melambai-lambai.

Friday, 8 June 2018

Langkah Kecilku Sebagai Guru untuk Menyelamatkan Generasi Bangsa dari Bahaya Rokok


“Pada budaya patriarki, pemegang keputusan (suami), perempuan tidak dilibatkan.” Begitu kata Ibu Magdalena Sitorus dari Jaringan Perempuan Peduli Pengendalian Tembakau (JP3T) saat menjadi narasumber dalam program radio Ruang Publik KBR pada Rabu, 30 Mei 2018 pukul 09.00-10.00 WIB dengan tema “Selamatkan Generasi, Perempuan Dukung Rokok 50 Ribu.”

Ibu Magdalena

Monday, 4 June 2018

Merawat Mahkota Wanita untuk Memenangkan Hati Suami

Rambut yang hitam legam dan panjang terurai adalah mahkota idaman seorang wanita sekaligus jadi pemikat kaum Adam. Oleh karena itu, tak ada kebetulan jika Allah memerintahkan kepada setiap wanita untuk menutupnya dengan hijab. Karena mahkota wanita harusnya memang jadi hadiah terindah hanya bagi suami. Sebagai seorang istri, bagaimana caraku merawat mahkotaku agar tetap terawat, sehat, tidak kusut dan tetap wangi meskipun setiap hari tertutup oleh hijab?

Aku dan abi yang selalu sok cuek setiap kali foto berdua.

Sunday, 27 May 2018

#BerawaldariZakat Berharap Hidup Lebih Berlimpah Rahmat


“Allah itu kalau mau ambil, minta, atau nagih memang dengan cara yang menyakitkan, Ika.” Nasihat guruku.

Membaca WA dari beliau dadaku makin terasa sesak. Aku ingin menangis tapi tak bisa. Begitu cepatnya harta orang lain yang dititipkan kepadaku raib begitu saja di hari ketujuh Ramadan tahun ini. Bagaimana caraku menggantinya?

Friday, 25 May 2018

Tips Agar Pulsa HP Lebih Hemat


Pernah nggak sih baru beli pulsa HP, eh, buat telepon atau SMS sekali saja tiba-tiba sudah habis? Ini sering banget lho kualami akhir-akhir ini. Kemarin juga gitu. Tiba-tiba pulsaku kesedot entah siapa, habis. Padahal nggak kupakai untuk apa-apa.

Ternyata yang kuceritakan di atas juga dialami oleh setiap pengguna HP. Mereka semakin menjerit karena pulsanya makin boros seiring dengan majunya teknologi. Ada apa gerangan? Adakah tips untuk mengatasinya?

Thursday, 24 May 2018

Buka Aplikasi Tokopedia Sekarang Juga dan Serbu Promo Ramadan Ekstranya!



Tempo hari aku berbagi tips belanja online untuk ibu rumah tangga dengan budget minim, sudah baca? Kalau belum monggo dibaca dulu, karena akan ada kaitannya dengan apa yang akan aku tulis berikut.

Yang paling pusing di bulan Ramadan ini pasti adalah ibu-ibu. Soalnya harus mengolah uang suami yang biasa untuk kebutuhan ekstra luar biasa. Iya kalau suami dapat THRnya di awal Ramadan, kalau di akhir Ramadan? Jadi, ya mau nggak mau mengolah uang suami yang seadanya itu tapi tetap dapat semua yang dibutuhkan di bulan Ramadan dan lebaran. Memangnya bisa?

Insya Allah bisa, asalkan sebagai manajer keuangan keluarga kita pasang mata dan telinga dengan memanfaatkan promo yang ada di berbagai offline maupun online shop. Di bulan Ramadan ini pasti banyak promo potongan harga. Aku saja kemarin ke minimarket pengumuman promo ada di mana-mana. Apalagi di online shop. Emailpun penuh dengan promosi potongan harga di sana-sini.

Friday, 18 May 2018

1001 Cara Perempuan Dukung #RokokHarusMahal


Tanganku buru-buru mematikan keran. Kulap sisa air cucian piring yang ada di tanganku kemudian menaikkan volume HP yang sedang memutar ulang video berlangsungnya talkshow #RokokHarusMahal edisi perdana dengan tema "Perempuan Dukung Rokok Harus Mahal".



Di seberang sana ada suara Pak Bayu di Cirebon yang menceritakan kondisi keluarga kakak iparnya yang bubar jalan. Aku dibuatnya penasaran, masak iya sih bercerai hanya karena rokok? Nggak masuk akal banget. Akan tetapi, saat Mbak Nina Samidi, Communication Manager Komisi Nasional Pengendalian Tembakau, menegaskan bahwa keadaan tersebut lumrah terjadi, aku memilih untuk duduk tafakur mendengarkan kelanjutan acara program radio Ruang Publik KBR (Kantor Berita Radio) yang sudah berlangsung di Hotel Pangeran, Jalan Jenderal Soedirman Nomor 371-373, Cinta Raja, Sail, Kota Pekanbaru, Jumat 11 Mei 2018 lalu.

Kalau dipikir-pikir, perempuan mana yang kuat kalau setiap hari menghadapi suami yang gajinya hanya dua puluh ribu dan dihabiskan untuk membeli rokok? Bagaimana dengan uang jajan anak? Susunya? Uang sekolahnya? Menyebalkan sekali, bukan?

Dari kiri, Mbak Nina Samidi, dr. Fauziah M.Kes, dan Mbak Arin Swandari
Sumber foto: Facebook Kantor Berita Radio-KBR

Mendengarkan salah satu dari delapan seri talkshow yang mengudara setiap hari Jumat, pukul 09.00-10.00 WIB, disiarkan di 104 radio jaringan KBR dan dipandu oleh Mbak Arin Swandari ini membuatku melek mata, telinga, hati dan pikiran atas berbagai fakta yang ada. Ternyata oh ternyata, kasus rokok di masyarakat kita itu terlalu mbulet-mbulet bagaikan benang kusut.

Ada fakta apa saja ya?

Satu,
Aku baru tahu berdasarkan laporan WHO tentang Epidemi Tembakau Global 2017, harga rokok di Indonesia itu paling murah di dunia. Di Thailand, tahun 2014, berapa per bungkus? 15 dolar. Sekarang? 20 dolar. Kita? Hanya 5.900. Pun boleh dijual ketengan atau eceran yang per batang hanya Rp 500.

Dua,
Orang yang sudah kecanduan rokok, maka di otaknya akan secara otomatis selalu ingin rokok, rokok, rokok dan rokok lagi. Jadi, yang belum merokok, jangan coba-coba ya!

Tiga,
144 anggota WHO sudah melarang iklan rokok. Indonesia adalah satu-satunya negara di ASEAN yang memperbolehkan iklan rokok di TV dan negara kita ini adalah surganya perokok anak.

Empat, 
Rokok itu sudah jelas bisa menyebabkan penyakit kronis. Kementerian Kesehatan telah menerbitkan Peraturan Kementerian Kesehatan Nomor 15 tahun 2016 tentang Istithaah Kesehatan Jemaah Haji**, yang intinya kalau kita nggak sehat, kita tidak akan bisa melunasi ongkos naik hajimu. Otomatis kita nggak bisa naik haji. Nah, rokok bisa jadi penyebab kita nggak bisa ke rumah Allah kan? Mau?

Suasana talkshow
Sumber foto: Facebook Kantor Berita Radio-KBR

Lima,

Banyak jamaah haji Indonesia yang berbondong-bondong membawa banyak rokok saat menunaikan ibadah haji kemudian menjual lagi dengan harga yang berlipat-lipat. Karena di Arab sendiri harga rokok sangat mahal, dan hanya saudagar kaya yang biasanya membeli rokok. Jiwa dagang orang Indonesia memang top markotop ya. Hihihi. Sigap di segala kondisi.

Enam,
Berdasarkan hasil survey yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik, konsumsi rokok di keluarga miskin Indonesia menempati urutan kedua setelah beras. Bahkan menurut survey yang dilakukan oleh Komisi Nasional Pengendalian Tembakau, saat perokok aktif diberikan dua pilihan, antara rokok, nasi, lauk, dan sayur, mereka lebih memilih rokok dengan nasi. Mengerikan, bukan?

Tujuh,
Harga rokok yang tinggi tidak ada kaitannya dengan petani gulung tikar. Karena pada dasarnya produksi tembakau selama ini, 60%nya diimpor dari Cina, Amerika, dan Brazil. Pun, sebenarnya tanah Indonesia ini tidak cocok untuk menanam tembakau. Karena tembakau harusnya ditanam di negara dengan musim kemarau yang panjang. Sedikit saja daunnya kena air hujan, daun tembakau itu kualitasnya akan menurun drastis. Jadi, fix nggak ada hubungan apapun ya? Berkaitan kabar di luaran sana, entahlah siapa yang mengada-ada?

Delapan,
Taktik baru iklan rokok saat ini adalah menyantumkan harga, baik per batang atau per bungkus dan pemasangan iklan tersebut banyak dilakukan di dekat sekolah. Hal itu karena tujuan produsen rokok adalah untuk mengiming-imingi anak sekolah untuk membeli rokok dengan uang sakunya yang tak seberapa.

Konsumen yang tua-tua, jelas sudah kecanduan, mau nggak mau pasti beli rokok. Makanya, produsen rokok berusaha mencari konsumen baru di kalangan anak sekolah.

Sembilan,
Kenapa harga rokok murah? Apakah produsen tidak rugi? Semakin murah maka semakin bagus ke depannya, begitu taktik produsen. Warga miskin di Indonesia kan banyak, dengan harga yang murah mereka akan tetap mampu membeli rokok tersebut. Setelah mereka kecanduan, maka saat harga rokok dinaikkan, mereka akan tetap membeli. Bagaimanapun caranya. Terkecuali, kenaikan #rokok50ribu, mereka akan berpikir ulang untuk membeli rokok.


Sepuluh,
Sudah banyak penjual yang melakukan uji coba untuk tidak menjual rokok yang laris manis itu di tokonya. Ternyata setelah dihitung-hitung, keuntungan penjualannya sama saja. Tidak ada pengaruh yang signifikan antara jualan rokok dan tidak. Daripada beban moral sebagai pendukung rusaknya anak bangsa dan untungnya juga tak seberapa, mendingan tidak jualan rokok, bukan?

Sebelas,
Untuk berhenti merokok semua berasal dari niat dan dukungan oleh lingkungan sekitar. Jauhi hal-hal yang bisa menyebabkan kita ingat dengan rokok dan dekati hal-hal yang bisa membuat kita lupa dengan rokok. Misalnya, dekat dengan anak bisa membuat kita lupa dengan rokok.

Apabila butuh bantuan untuk bebas dari rokok, datanglah ke Puskesmas. Seperti di Kota Bandung, telah ada Klinik Berhenti Merokok yang tersebar di 6 Puskesmas, yakni di Kopo, Jalan Ibrahim Adjie, Jalan Puter, Jalan Talaga Bodas, Ujungberung, Cipamokolan, dan Sindangjaya *

Dua belas,
Ada dua nenek dengan usia 124 tahun dan 150 tahun mampu bertahan hidup dengan konsumsi 30 batang rokok per hari.  Kok bisa ya? Ini hanyalah kebetulan. Karena sebenarnya lebih dari 200 ribu orang per tahun meninggal karena rokok. Jumlah mana yang mengerikan? Masih ngeyel mau merokok?

Tiga belas,
Memang, di luar negeri, rokok Indonesia itu sudah dikenal kenikmatannya. Bahkan rokok disebut sebagai ikonnya Indonesia. Tapi kalau sangat membahayakan kesehatan, apakah kita akan mempertahankannya? Tidakkah ada ikon lain yang lebih pantas dipertahankan?


Empat belas,
Perokok itu seperti orang yang sakit terkena Narkoba dan HIV/AIDS. Sakitnya pada mental. Oleh karena itu, kesembuhan mereka melalui konseling yang butuh dukungan, bukan malah dimusuhi.

Bagi perokok saat akan melakukan proses berhenti merokok, jangan lupa komunikasikan dengan orang sekitar dan minta dukungan untuk selalu mengingatkan! Perhatian dari orang sekitar itulah kekuatan yang membantu kesembuhan perokok.

Lima belas,
Saat rokok mahal, apa kabar rokok ilegal? Santai, rokok illegal sudah ada yang menangani. Kita tetap fokus pada #rokok50ribu.

Itulah lima belas fakta yang kudapatkan setelah mendengarkan talkshow yang juga dihadiri oleh dr. Fauziah M.Kes selaku Wakil Ketua Umum Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia IAKMI Riau sebagai narasumber. Tidak ada lagi yang harus diragukan lagi bukan untuk mendukung #RokokHarusMahal dan #rokok50ribu? Kegelisahan petani, bisa diatasi dengan alih fungsi lahan. Ketenagakerjaan akan diatasi dengan lapangan pekerjaan lain. Kesembuhan perokok dibantu sepenuh hati oleh pemerintah dengan memberikan pelayan mulai dari faskes pertama. Kurang apalagi coba?

Dengan berhenti merokok pun, uang rokok itu bisa dialih fungsikan untuk keperluan lain. Salah satunya untuk perbaikan gizi keluarga.

Sekarang saatnya aku dan kamu yang perempuan untuk ikut action. Masak iya harus diam saja? Banyak cara lho yang bisa kita lakukan untuk mendukung #RokokHarusMahal seperti yang sudah dilakukan oleh perempuan di luar sana, seperti:

Perempuan inspiratif
  1. dr. Fauziah M.Kes yang dengan tegas menolak duduk di sebelah pak camat yang sedang merokok aktif saat kegiatan di masyarakat.
  2. Mbak Nina Samidi yang dengan aktif mendukung seseorang yang ingin berhenti merokok dengan cara mengirim artikel atau video yang berisi bahaya rokok.
  3. Dita Sari Wootekh, seorang istri yang mendukung suaminya untuk berhenti merokok dengan membuat tabungan "Power of  20 ribu" dan setelah 1,5 tahun uang rokok suaminya itu bisa dipakai untuk membeli motor. ***
  4. Seorang ibu yang tidak disebutkan namanya, pemilik beberapa ritel di Jawa Tengah memutuskan untuk tidak menjual rokok di ritelnya karena beban moral.
  5. Gerakan 1000 perempuan dukung #RokokHarusMahal yang diikuti juga oleh 50 tokoh perempuan Indonesia pada 21 April 2018 lalu di Kota Tua, Jakarta.
  6. Ibu Sumiati, salah satu dari tujuh penggerak Kampung Warna-warni Tanpa Rokok di bibir sungai Cipinang, Kampung Penas Tanggul, Jakarta Timur.
  7. Ibu yang tidak menyajikan rokok saat ada pertemuan rutin di rumah atau kumpul-kumpul bersama warga lain.
  8. Membuat larangan merokok di dalam rumah.
  9. Khusus jomblowati, memilih calon suami yang tidak merokok.
  10. Cara paling mudah dan bisa dilakukan oleh perempuan manapun, yaitu dengan ikut menandatangani petisi di change.org/rokokharusmahal
  11. Bagi blogger, bisa ikut lomba blog #RokokHarusMahal yang akan ada sampai 8 seri, sekaligus menyebarkan informasi kepada masyarakat luas akan fakta-fakta rokok di lapangan yang belum tentu banyak orang tahu. Tujuan berbagi siapa tahu dapat rezeki.

Nah, itulah beberapa cara yang sudah dilakukan oleh perempuan di luar sana. Besar kemungkinan masih banyak lagi cara nyata yang dilakukan oleh perempuan yang tak terekspos oleh media. Pun, tanpa sadar aku juga sudah mendukung #RokokHarusMahal semenjak hamil Kak Ghifa, yaitu dengan meminta Abi untuk berhenti merokok dan mengumpulkan rokok jatah dari bosnya. Setelah terkumpul sekitar 20 bungkus, kemudian dijual ke warung dekat rumah. Uangnya diberikan kepadaku. Seingatku, uang tersebut kugunakan untuk USG 8 bulan, membeli susu hamil, beli bak mandi, sampai baju bayi yang lucu-lucu lho. Lumayan bangetlah ini.

Kalau kamu, mau berbuat apa untuk mendukung #RokokHarusMahal dan menggenapi angka 1001 di atas? Kutunggu komentarmu, siapa tahu komentarmu itu sangat membantu dan menginspirasi orang lain.



*http://jabar.tribunnews.com/2017/02/23/ingin-berhenti-merokok-datanglah-ke-puskesmas-terdekat.
** https://nasional.kompas.com/read/2016/06/14/13074381/dengan.permenkes.orang.sakit.tidak.bisa.diberangkatkan.ke.tanah.suci
*** https://www.liputan6.com/citizen6/read/2997317/kumpulkan-uang-rokok-selama-15-tahun-dita-beli-motor-tunai

Begini Cara Membeli Tiket Kereta Api Via Online Bebas Penipuan


Ramadan baru hari pertama, apakah hatimu mulai gelisah karena belum mendapat tiket kereta api untuk mudik nanti? Atau kamu masih bingung, bagaimana ya caranya beli tiket kereta api via online biar nggak kena tipu?

Di zaman yang serba canggih ini, segala transaksi untuk pembelian mudah dilakukan. Aku saja sekarang ketagihan banget belanja keperluan rumah tangga via online. Lha nggak harus keluar rumah, barang sampai rumah, pun pembayarannya bisa dilakukan saat belanjaan sudah di depan pintu. Enak banget kan?

Thursday, 10 May 2018

Tips Belanja Online untuk Ibu Rumah Tangga dengan Budget Minim


Pernah dengar nggak sih kalimat berikut, “Mau gaji berapapun, kalau ibu rumah tangganya nggak pintar mengatur uang suami, ya bakal kurang, kurang, dan kurang.” Nah, kamu setuju nggak dengan kalimat tersebut?

Awalnya, aku berpikir, ya nggak lah, masa iya sih, gaji suami yang 3 juta sama dengan yang gajinya 10 juta? Dan, pengalaman hidup pun menjawab. Semua memang tergantung kejelian seorang istri mengelola uang suami. Gaji yang 3 juta, kalau pos-posnya jelas ya cukup. Sebaliknya, kalau gajinya 10 juta tapi hawur-hawuran, ya sudah, uangnya bisa lewat saja tuh. Belum ada seminggu sudah tombok.

Saturday, 5 May 2018

Trik Menata Rak dan Meja TV untuk Meningkatkan Keindahan Interior


TV menjadi salah satu alat elektronik yang paling banyak dimiliki oleh masyarakat. Biasanya alat elektronik tersebut diletakkan di atas meja yang umumnya dikombinasikan dengan rak sehingga tidak hanya bisa digunakan untuk menempatkan TV namun juga beragam jenis barang yang lainnya, seperti figura. Untuk menata agar rak tersebut tetap berada di tempat yang pas dan tidak mengganggu pemandangan, misalnya tidak membuat ruangan menjadi terlihat sempit, ada beberapa hal yang bisa kamu trapkan. Apa saakah itu?

Sebelum ditata, terlebih dahulu, kamu harus memilih jenis rak meja yang tepat. Selain mempertimbangkan masalah warna ataupun ukuran dari rak meja tersebut, kamu juga bisa mempertimbangkan mengenai bentuk dari rak meja tersebut. Di toko online, misalnya, kamu bisa menemukan 2 jenis rak meja yang bisa digunakan, yaitu yang berbentuk kotak dan panjang.

Wednesday, 2 May 2018

Perlu Nggak sih Seorang Guru Belajar Public Speaking?


Sebagai guru, aku akan menjawab, perluuuuuu banget. Kenapa? Yuk cari tahu alasannya lewat cerita pengalamanku saat belajar public speaking bersama @akademibicara.



Adakah satu nama guru atau dosen kamu yang masih kamu ingat sampai sekarang? Dalam benakmu sudah ada satu nama? Kalau belum coba deh diingat-ingat lagi! Sudah ketemu nama siapa? Kenapa nama itu yang kamu ingat? Karena dia galak atau nyebelin saat mengajar? Ehm, atau karena yang beliau sampaikan begitu mengena dalam hatimu dan cara mengajarnya begitu mengasyikkan? Nah nah nah, alasan kedua inilah yang ingin aku dapatkan sekarang atau suatu hari nanti dari murid-muridku.

Sedih lho kalau ada seorang murid yang ingat aku karena galak-ku. Lha di jalan ketemu tapi pura-pura nggak lihat saja rasanya sedih. Apalagi ini bertahun-tahun bahkan sampai nanti mereka dewasa yang diingat dariku justru galak-ku. Nggak berkah kan apa yang kulakukan selama ini?

Monday, 30 April 2018

Hai Pemuda, Mau Melegenda atau Berleha-leha?


Mataku panas banget. Setiap kali ingat Kak Ghifa, rasanya air mataku ingin terjun bebas. Rasa bersalah kemudian membuncah seenaknya memenuhi relung-relung aliran darahku. Di lain sisi, hatiku membenarkan, ah, aku ikut pelatihan literasi ini untuk masa depan kami yang lebih baik. Aku belajar hal yang aku minati agar kemampuan menulisku bisa lebih meningkat lagi. Apakah aku salah? Apakah aku egois jika aku meninggalkan balitaku yang baru berusia 2,5 tahun di rumah bersama Abinya saja? Aku belajar cuek atas komentar orang.

Sebagai orang tua, aku rela melakukan apa saja agar anakku memiliki masa depan yang lebih baik. Pun abinya. Tidak bertujuan memanjakannya, paling tidak saat dia ingin mengeksplorasi dunia ini, kami mampu memfasilitasinya. Bukankah memang seperti itu peran orang tua? Kemudian, bagaimana dengan peran seorang anak terhadap orang tua, dirinya sendiri, dan lingkungan?

Sunday, 22 April 2018

Menikmati Keseharianku yang Multiprofesi


Kugoyang-goyangkan kepala Abi. Kutepuk pelan pipi yang kusadari semakin menirus, sekenanya. Tak bangun juga. Adzan subuh bersahut-sahutan. Ah, kalau tidak segera bangun, aku bisa kesiangan.


Friday, 20 April 2018

4 Aplikasi Android Untuk Menghitung Usia Kehamilan Secara Tepat

Kita memang sangat beruntung bisa hidup di zaman yang serba canggih seperti sekarang ini. Ya, perkembangan teknologi yang semakin canggih memang mengubah kehidupan umat manusia menjadi semakin praktis. Apa-apa serba mudah. Setuju kan?

Begitu pula dengan teknologi pada smartphone yang sudah tidak perlu dipertanyakan lagi akan kecanggihannya. Dengan kecanggihan sebuah smartphone, kini ibu hamil bisa mengetahui berapa usia kehamilannya melalui beberapa aplikasi di smartphone. Namun, yang jadi pertanyaannya selanjutnya adalah, apakah kamu, ibu hamil, sudah tahu tentang aplikasi apa sajakah yang berfungsi untuk menghitung usia kehamilan?

Nah, berikut aku share 4 aplikasi terbaru di android yang berfungsi untuk menghitung usia kehamilan secara tepat ya.

Thursday, 5 April 2018

Kutemukan Wedges Unik di Qlapa.com

Apakah kamu tipe perempuan yang pandai mempercantik diri?

Aku bukan perempuan yang jago bertata busana. Aku pun tak berparas dan berbodi idaman. Tapi aku ingin selalu tampil yang 'aku' banget. Senyamanku, dengan caraku sendiri. Semudah itukah aku mewujudkannya?

Dilahirkan sebagai perempuan berambut hitam ikal, tinggi tak seberapa, pantat dan paha lebar, betis bagai lontong mau meletus, serta kaki bak pemukul maling ini, membuatku sering iri saat melihat perempuan cantik di luar sana.

Bukan bukan, aku sangat bersyukur atas apa yang kumiliki kok. Tapi, tahukah kamu, aku memiliki satu masalah yang tak pernah selesai sejak kecil? Yaitu masalah ukuran alas kakiku yang nggak jelas.

Saturday, 31 March 2018

Mengatasi Diare pada Balita dengan Tepat dan Benar


"Apa keluhannya?" tanya petugas kesehatan di balik meja pendaftaran.

"Diare, Mbak."

Mata petugas itu langsung menyapu ujung kepala sampai bagian tubuhku yang tak tertutup meja pendaftaran. Aku bagai ditelanjangi di depan umum.

"Kalau punya anak kecil itu jangan penampilannya saja yang diutamakan, Mbak."



***

Friday, 30 March 2018

Melihat Indahnya Tugu Khatulistiwa Pontianak Bersama Aviastar


Kalau bicara tempat wisata di Kalimantan Barat, tentu Tugu Khatulistiwa di kota Pontianak jadi salah satu destinasi wajib yang harus dikunjungi para pelancong. Kok bisa? Iya, karena dari 12 negara di seluruh dunia yang dilintasi garis Khatulistiwa, cuma Pontianak lah kota yang persis memisahkan belahan Bumi bagian utara dan selatan. Nah, semua itu baru bisa kamu buktikan kalau kamu mengunjungi Tugu Khatulistiwa. Nah kalau kamu ada di luar pulau Kalimantan, mencapai tempat seru yang satu ini pastinya butuh transportasi udara yang nyaman dan memadai seperti Aviastar.

Pastinya dong, karena kalau perjalanan kamu nggak nyaman dan seru, bukannya nggak mungkin antusias saat berada di Tugu Khatulistiwa bakal berkurang. Nah perlu kamu ketahui juga kalau ada beberapa hal menarik yang patut disimak dan bahkan kamu saksikan sendiri saat pergi mengunjungi Tugu Khatulistiwa yang terletak di kota Pontianak. Biar kamu nggak pusing mencatatnya, simak saja poin-poin berikut ini:

Thursday, 29 March 2018

Wow, Biji Pepaya Bisa Menghilangkan Ketombe!


Ada nggak yang tiba-tiba berketombe kalau ganti sapo? Kalau kamu mengalaminya, berarti sama sepertiku. Dan itu sangat menyebalkan. Selama ini menjaga betul kesehatan kulit kepala, tapi karena ketrucut pakai sampo lain langsung deh ketombe ada di mana-mana. Apalagi akau pakai kerudung. Kalau pas hawa panas, duh, gatel banget. *garuk-garuk kepala*

Berbagai masalah memang akan kita hadapi ketika ada ketombe di kulit kepala. Kita akan merasa tidak nyaman akibat rasa gatal yang ditimbulkan oleh ketombe. Selain itu, pastinya kita akan merasa tidak percaya diri pada saat memakai pakaian yang gelap. Tahu kan ya kenapa. Yups! Takut kalau ketombe itu berjatuhan di pakaian dan membuat penampilan menjadi kacau.

Sumber foto: www.merdeka.com

Wednesday, 21 March 2018

Eling Bening dalam Ingatanku


Bagi orang yang introvet sepertiku, apabila dituntut untuk menulis cerita traveling seperti tantangan dari Mbak Mara dan Mbak Erina itu rasanya susah-susah sedap. Pasalnya, aku jarang piknik, pun lebih suka angkrem di rumah. Sekalinya aku piknik, pasti acara sekolah atau RT. Seperti saat aku piknik untuk perpisahan kepala sekolahku, Oktober 2017 lalu, di Eling Bening, Salatiga.

Sesuai judulku di atas, aku ingin menceritakan Eling Bening yang masih tersisa dalam ingatanku dan alasan itulah yang membuatku ingin suatu hari nanti mengajak keluargaku ke sana. Oiya, karena aku kesananya tahun lalu, jadi akan ada perbedaan 'rasa' apabila aku datang baru-baru ini.

Apa? Kamu nggak percaya kalau aku sudah pernah ke Eling Bening?

Saturday, 17 March 2018

Aku dan Anyang-anyangan


Aku patut bersyukur karena sampai hari ini aku baru sekali merasakan anyang-anyangan. Aku tahu itu bukan kebetulan melainkan karena kebiasaan hidup yang selama ini kujalani. Kebiasaan apa itu? Apakah kebiasaan itu yang benar-benar mencegah anyang-anyangan?

Semenjak SMP, ibu memaksaku untuk selalu membawa bekal makanan dan minuman ke sekolah. Awalnya itu sangat menyebalkan bagiku. Tapi karena mendengar alasan ibu, aku jadi mau, walau terpaksa.


“Kalau kamu berharap ibu akan memberi uang saku sebanyak uang saku teman-temanmu yang kaya itu. Jangan pernah! Sudah untung kamu bisa sekolah di sana.”

Ibuku memang keras orangnya. Kalau kamu sering mampir ke blogku ini pasti tahu kalau ibuku juga suka meremehkanku. Dan dulu dengan polos, aku merasa ibuku kok kejam ya?

Kebiasaan membawa bekal makanan dan minuman itu masih kujalani sampai aku hamil. Pun sampai sekarang masih membawa bekal, sekalipun hanya bekal minuman saja.

Ya, ke mana-mana aku selalu membawa botol minuman. Sampai-sampai pas kuliah aku mendapat julukan galon berjalan. Kok bisa?

Perhatikan panah merah, ada botol minuman di saku tas ranselku.
Ini aku semasa kuliah. Langsing ya? *tiba-tiba baper pengen langsing*

Dulu, bersama teman-teman, kami sering kuliah di lantai 5 dengan naik tangga. Karena kebiasaanku membawa botol minuman di saku tas ranselku, mereka sering sekali meminta minum kepadaku. Ya, dengan senang hati aku akan membaginya. Eh, lama-kelamaan kok mereka banyak yang meniru kebiasaanku itu. Jadi, mereka galon berjalan semua deh. Hihihi.

Oh, Anyang-anyangan


“Mbak, kok bolak-balik kamar mandi?” Tanya penjaga sekolahku.

“Iya nih, pipis terus. Sedikit-sedikit tapi kok sakit buang air kecil ya? Kayak panas di sini. Terus nggantung gitu rasanya.”

“Kalau hamil besar memang gitu. Lumrah.” Jelas penjaga sekolahku lagi.

Saat itu aku hanya meng-iya-kan apa yang disampaikan penjaga sekolahku, Mbak Wanti, namanya. Terlebih beliau sudah memiliki 2 anak yang kukira sudah berpengalaman dengan urusan ibu hamil.

Akan tetapi, aku sangat kaget saat sampai di rumah dan menceritakan apa yang aku rasakan kepada ibuku.

“Itu anyang-anyangan. Minum air bening segelas dulu, makan, minum segelas lagi terus istirahat yang cukup. Nanti kalau bangun tidur minum air bening lagi. Banyak-banyak minum biar cepat sembuh.”


Melihat wajah ibu tampak panik, aku penasaran dan menanyakan soal anyang-anyangan ke ibu. Sebenarnya aku sudah biasa sih kalau sama urusan reproduksi itu membuat ibu sangat protektif. Seperti ada trauma tersendiri dalam diri ibu. Mungkin karena untuk mendapatkan aku, ibu dan bapak berjuang mati-matian dan memiliki cerita yang panjang. Jadi, aku sangat maklum dan tak berani bertanya, kenapa aku tak memiliki saudara?

Alhamdulillah, sore hari saat aku bangun dari tidur, anyang-anyangku mulai berkurang. Ibu masih mengingatkanku untuk sesering mungkin minum air bening.

“Kamu tadi banyak pecicilan ya di kelas? Terus kurang minum?” selidik ibuku.

Aku meng-iyakan pertanyaan ibu. Beliau dengan nada bicaranya yang keras mengingatkanku untuk menambah jumlah air bening yang harus aku minum kalau pas di sekolah.

“Jadi, kalau pas tidak hamil kamu bisa habis 2 botol minuman. Pas hamil harusnya bisa 2 kali lipat dari itu. Bukan malah berkurang. Kan sekarang di dalam tubuh kamu ada bakal anak kamu. Ingat, kamu tidak sendiri. Nanti kalau sudah lahir, silakan seenak kamu. Ibu nggak mau kalau cucu ibu kenapa-kenapa.” Nasihat ibu dengan nada bicara ya gitu deh.

Emang iya sih, pagi itu dari rumah aku memang sedikit banget minum air beningnya karena terburu-buru. Setelah sampai di sekolah asyik main sama anak-anak sampai lupa mengisi botol minuman yang memang sengaja aku tinggal di meja kelasku. Alasanku karena malas ke kantor. Badanku terasa berat banget di usia kehamilanku yang menginjak 8 bulan dengan berat badan 73 kg.

Penyebab Anyang-anyangan


Kejadian dan omongan ibuku itu membuatku takut kalau sampai kenapa-kenapa sama aku dan bakal anakku. Apalagi saat aku tahu dari internet kalau ternyata anyang-anyangan itu banyak sekali penyebabnya. Berikut aku rekap penyebab anyang-anyangan yang pernah aku baca dan alami, baik pada diriku sendiri ataupun orang sekitarku.
  1. Sering menahan pipis
  2. Kurang minum air bening
  3. Terlalu banyak minum alkohol, kopi, dan teh.
  4. Kehamilan
  5. Rasa cemas yang berlebihan
Dari kelima penyebab di atas, selain kehamilan, aku hampir kena anyang-anyang karena menahan pipis (nanti aku ceritakan di bawah), dan terlalu banyak minum teh. Takaran banyak bagi setiap orang itu berbeda ya. Aku kalau minum teh segelas ukuran besar, dijamin langung pengen pipis terus. Makanya aku nggak berani minum teh lebih dari segelas. Kalau sudah minum teh langsung aku imbangi dengan minum air bening.

sumber gambar uricran.co.id

Untuk penyebab lainnya, ada:
  1. Alergi, biasanya trejadi pada laki-laki
  2. Kurang menjaga kebersihan organ intim
  3. Diabetes
  4. Alat kontrasepsi
  5. Menopause
  6. Batu ginjal
  7. Otot detrusor tidak stabil. Otot detrusor itu otot polos yang ada pada kandung kemih. Apabila berkontraksi akan mengosongkan kandung kemih
  8. Pembesaran prostat
  9. Hipertonisitas dasar panggul. Hipertonisitas bisa diartikan sebagai kekakuan pada otot.
  10. Interstitial cystitis, artinya sindrom nyeri kandung kemih dan paling banyak menyerang perempuan
  11. Diverticulitis, artinya peradangan atau infeksi yang terjadi pada divertikula, yaitu kantung-kantung yang terbentuk di sepanjang saluran percernaan, terutama di usus besar (kolon).

Dari semua penyebab di atas, yang paling dasar sebagai penyebab sakit saat buang air kecil adalah adanya bakteri Escherichia coli, atau biasa disingkat E. coli. Bakteri ini sebenarnya memang sudah ada di dalam tubuh kita, tepatnya di usus besar kita. Ia masuk ke dalam tubuh kita melalui daging yang dimasak kurang matang. Hatri-hati ya.

Sumber gambar: www.biocote.com

Bakteri E. coli adalah salah satu jenis spesies utama bakteri gram negatif. Bakteri ini kok bisa menyebabkan anyang-anyangan? Karena ia masuk berhasil masuk saluran kemih melalui uretra dan melawan sistem kekebalan tubuh kita.

Sedihnya. anyang-anyangan itu ternyata bisa menyerang siapa saja. Termasuk anak-anak, perempuan, ibu hamil, dan laki-laki. Bahkan yang paling rentan terkena anyang-anyangan adalah perempuan. Kenapa? Karena perempuan hanya dianugerahi saluran kencing yang pendek, 3 cm, sedangkan laki-laki panjang saluran kemihnya bisa mencapai 20 cm.

Saluran kemih yang pendek mempermudah bakteri masuk dan mencapai kandung kemih kemudian berkembang biak. Namanya bakteri kalau berkembang biak kan tidak seperti kita, 1 atau 2, melainkan bisa menjapai jutaan. Oleh karena itu, kita sebagai perempuan harus pandai-pandai merawat daerah kewanitaan kita. Selain agar tetap sehat, pun untuk keharmoniasan keluarga.

Anyang-anyangan yang Harus Diwaspadai


Selain karena saluran kencing yang pendek, perempuan hamil juga sangat rentan terkena anyang-anyangan. Apalagi di trimester pertama. Hal itu karena adanya perubahan hormon atau penekanan pada kantung kemih. Rahim yang makin membesar menekan kantung kemih yang berada di depannya. Di trimester ketiga rahim kemudian akan semakin menekan kantung kemih ke bawah. Inilah yang menyebabkan perempuan hamil makin rentan terkena anyang-anyangan.

Memang tidak semua anyang-anyangan akan menimbulkan (ISK) atau Infeksi Saluran Kemih. Akan tetapi, saat kita terkena anyang-anyangan pun tak bisa menyepelekannya. Kemudian pertanyaannya adalah, anyang-anyangan yang seperti apakah yang harus kita waspadai? Apabila saat kita BAK merasakan seperti berikut ini.
  1. Sensasi terbakar saat BAK secara terus menerus
  2. Warna urine yang keruh berubah merah (bukan karena makan buah naga) atau coklat.
  3. Bau kencing yang menyengaf dari biasanya.
  4. Di sekitar panggul terasa nyeri atau kram.
Apabila kamu merasakan gejala di atas? Segeralah ke dokter! Takutnya kamu sudah terkena infeksi saluran kemih (ISK) yang tentunya akan membawa dampak buruk bagi kesehatan kamu. Ditakutkan juga apabila infeksi ini menyerang ibu hamil. Karena ibu hamil akan rentan dengan keguguran, ketuban pecah, dan bayi lahir sebelum waktunya.

Tradisi Mengikat Jempol Kaki


Kebiasaan minum masih seperti biasa, eh, Desember lalu saat aku lembur rapot di sekolah, nyaris aku terkena anyang-anyangan.

Aku sengaja pulang sore untuk lembur ngeprint rapot di kantor guru. Kunci kantor pun sudah ada di tanganku karena penjaga sekolah sudah pulang. Dasar nasib.

Di luar mulai mendung, angin menerbangkan daun-daun kering yang ada di tengah lapangan. Tak lama hujan turun dan hawa sekitarku makin dingin. Aku kebelet BAK. Sambil berpayungkan jaket, kulihat pintu utama kamar mandi terkunci rapat. Wassalam.

Akhirnya aku memberesi semua pekerjaanku kemudian cus pulang. Sepanjang perjalanan aku mencari masjid atau mushola untuk ikut BAK di kamar mandinya. Apesnya, saat aku berhenti di suatu mushola, sudah melepas jas hujan, eh, kamar mandinya malah nggak layak pakai. Tak ada pintunya.

Sumpah aku jengkel banget. Akhirnya aku ngambek sendiri. Aku pun niat nahan BAK sampai rumah. Sudah capek-capek lepas jas hujan eh, malah.

Sumber foto dari www. komunitastkj.wordpress.com

Dan fix, banyak minum air bening memang tidak menjamin aku akan terhindar dari anyang-anyangan. Nyatanya karena menahan pipis tak ada 30 menit, aku merasakan anyang-anyangan.

"Ikat saja jempol kakimu." saran Bapak.

Aku memang beberapa kali lihat bapak mengikt jempol kakinya dengn karet gelang. Iya, dulu bapak ku sering banget anyang-anyangan. Padahal bapak juga hobi minum air bening. Akan tetapi, bapak memang memiliki pekerjaan yang menyita tenaga banget. Sehingga air bening yang beliau minum tidak sebanding dengan kerja bapak saat masih jadi petani di hutan. Ini membuktikan bahwa minum air bening yang banyak belum tentu menjamin seseorang terhindar dari anyang-anyangan.

Kalau ditelisik secara mendalam, sebenarnya mengikat jempol kaki dengan karet gelang memang ada kaitannya dengan pijat refleksi untuk menghalau anyang-anyangan. Akan tetapi, secara detail pusat pijatnya tidak hanya di pergelangan jempol saja. Melainkan juga di telapak kaki bagian tengahnya.


Sumber gambar dari ardiba.com

Tahu nggak rasanya saat pergelangan jempol kaki sebelah kanan diikat dengan karet gelang? Sakit. Apalagi saat itu aku langsung ketiduran karena ngelonin Kak Ghifa. Pas bangun-bangun jempol kakiku agak membiru. Itu  pasti karena peredaran darahku nggak lancar. Mau sembuh dari anyang-anyangan kok sakit gini ya? BAK juga keluarnya dikit-dikit. Ada nggak ya cara mengatasi susah buang air kecil gini tapi yang alami terus enak?

Prive Uri-cran Mengatasi Anyang-anyangan Secara Alami dan Enak

Kamu sudah tahu produk yang satu ini? Karena kena anyang-anyangan kemarin aku nyobain minum Prive Uri-cran yang serbuk ini nih. Rasanya itu seger banget. Apalagi pas bikin dengan 150 ml air, kucampurkan juga es batu. Warnanya itu lho pink banget.


Warna cantik itu dihasilkan oleh buah Cranbery yang diketahui efektif mencegah infeksi saluran kemih. Hal itu karena buah yang satu ini memiliki Proanthocyanidin yang dapat menghambat perlekatan bakteri E.coli di saluran kemih kita.

Prive Uri-cran ini ada dua bentuk, yaitu serbuk dan kapsul.

Untuk yang serbuk komposisinya adalah 375 mg Ekstrak Cranberry, 60 mg Vit C, 0.1 mg Lactobacillus Achidopillus, 0.1 mg Bifidobacterium bifidum.
Sediaan: Powder Sachet
Dosis: 1-2 Sachet / Hari
Isi per Box: 15 Sachet / Box
Harga: Rp 110.000 isi 15 sachet



Untuk yang kapsul komposisinya adalah 250 mg Ekstrak Cranberry
Sediaan: Kapsul
Dosis: 1-2 Kapsul / Hari
Isi per Box: 30 Kapsul / Box
Harga: 1 Dos isi 3 Strip x 10 Kapsul
Rp 48.311/Strip




Mengenai harganya bisa berubah kapan saja. Kamu bisa mendapatkan produk ini di apotek Kimia Farma, Guardian, K24, Watsons, dan Viva Generik. Kalau mau online shop, bisa juga dicek langsung ya. Prive Uri-cran ini bisa dikonsumsi oleh siapa saja lho, anak-anak, perempuan, laki-laki, ibu hamil atau menyusui juga bisa.

Alhamdulillah, setelah sore minum Prive Uri-cran ini, pagi harinya aku sudah BAK dengan volume seperti biasa dan tak ada rasa nggantung setelahnya. Kalau dipikir-pikir, ada yang enak kayak gini buat apa bikin yang sakit ya, seperti mengikat jempol kaki dengan karet gelang. Hihihi.

Kamu punya pengalaman yang sama? Atau sekarang ini kamu lagi anyang-anyangan juga, ayo segera ke apotek!


Sumber bacaan:
  1. https://health.detik.com/penyakit/1726076/interstitial-cystitis-sindrom-nyeri-di-kandung-kemih
  2. http://www.alodokter.com/divertikulitisaan yang muncul dalam benakmu pasti bregini, "Anyang-anyanganqz"
  3. http://uricran.co.id/2016/04/15/apakah-yang-menyebabkan-terjadinya-anyang-anyangan-2/
  4. https://id.wikipedia.org/wiki/Escherichia_coli
  5.  http://www.blogdokter.id/2017/05/penyebab-anyang-anyangan-pada-wanita.htm
  6. http://www.rspondokindah.co.id/id/health-articles/detail/114/anyang-anyangan-saat-hamil,-berbahayakah?
  7. http://www.ardiba.com/2013/10/kajian-ilmiah-menyembuhkan-anyang.html

Makan Bersama Setiap Hari Jumat

Di semester 2 ini kelasku banyak perubahan. Contohnya mendekorasi kelas dan makan bersama setiap hari Jumat.

Nah, kali ini aku akan menceritakan tentang makan bersama di hari Jumat.

Kebiasaan ini aku contek dari IG seorang guru. Tapi aku lupa siapa beliau. Pokoknya aku melihat postingan IG beliau saat makan bersama dengan murid-muridnya.

Ayo diserbu!
Kenapa aku tidak menirunya juga untuk anak-anakku di sekolah? Tujuannya pun bagus dan sesuai dengan keprihatinanku saat ini.

Keprihatinan soal apa?

Wednesday, 14 March 2018

Harga TV Polytron: Ini Dia 5 Keuntungan Memilih Televisi dari Brand yang Terkenal



Bagi kamu yang butuh televisi, cobalah melirik penawaran harga TV Polytron melalui toko online maupun toko elektronik konvensional langganan kamu! Mengapa Polytron? Karena Polytron termasuk ke dalam jajaran brand produk elektronik yang sudah diakui kualitasnya dan termasuk brand dengan skala nasional.

Soal brand, kita tidak bisa melewatkannya begitu saja. Berdasarkan pengalamanku pun brand yang sudah terkenal lebih menjanjikan kualitasnya. Apalagi bagi diriku yang tidak mau coba-coba dengan brand lain. Takut kecewa.

Sebut saja Polytron. Brand yang satu ini menyediakan televisi dengan beragam jenis. Sehingga kita mudah menyesuaikan besar kecilnya televisi dengan ruangan yang kita miliki. Soal harga pun masing-masing tipenya punya banderolnya. Jadi, bebas mau memilih yang mana sesuai dengan kebutuhan dan kantong kita.

Sunday, 11 March 2018

Mampukah Aku Setia Sampai Nanti, Sayang?


Jumat lalu, saat aku pulang sekolah, mataku tertarik dengan sebuah pemandangan yang mengharu biru hatiku. Apa yang aku lihat?

http://dailymail.co.uk/

Tuesday, 6 March 2018

Pengalaman Treatment di Sanasya Spa Muslimah Semarang


Sebulan belakangan ini aku merasa hidupku kok amburadul banget. Aku sudah bangun sebelum subuh, tapi tetap saja ke sekolah kesiangan. Semua yang bersentuhan denganku jadi sasaran emosiku. Aku putus asa sendiri. Sampai-sampai mikir, jan-jane ini kenapa ya? Apa yang salah denganku?

Aku ngerasa lelah banget. Padahal kerjaan juga nggak numpuk. Ditambah kepalaku ikut-ikutan pening. Awalnya kupikir karena lapar. Setelah makan, kok masih pening. Mencoba untuk tidur (padahal tidurku sangat cukup), pas bangun malah tambah pening. Apa mungkin karena aku stres kali ya?

Tak mau berlarut-larut dengan 'penderitaanku' itu, aku mencoba kesempatan untuk memanjakan diri di Sanasya Spa Muslimah. Akhirnya, Senin siang, aku langsung cus ke Java Supermall Semarang, tepatnya di lantai 2 dekat eskalator, untuk menikmati pelayanan di salah satu spa muslimah di Semarang ini.

sanasya spa muslimah di semarang